Kritik Ruang Sosial Tripoli, Lebanon Melalui Novel Hayyu Al-Amirikani Karya Jabbour Douaihy: Analisis Ruang Henri Lefebvre
Fahmi Mubarok, Dr. Mahmudah, M.Hum.
2025 | Tesis | S2 Sastra/Kajian Timur Tengah
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kritik ruang sosial Tripoli pasca kemerdekaan tahun 1943 melalui novel ?ayyu al-Am?rik?nii karya Jabbour Douaihy. Penelitian ini memanfaatkan teori produksi ruang sosial Henri Lefebvre sebagai pisau analisis. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif analitis.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kritik ruang sosial Tripoli pasca kemerdekaan tahun 1943 tercermin dalam tiga dimensi ruang, yaitu dimensi perceived space (ruang praktikal), dimensi conceived space (representasi ruang), dan dimensi lived space (ruang representasi). Pada dimensi ruang praktikal, kritik meliputi ketimpangan ekonomi dan kehidupan sehari-hari yang terfragmentasi. Pada dimensi representasi ruang, kritik meliputi pengabaian otoritas negara dan wacana ideologi jihadis dalam ruang Tripoli. Adapun kritik pada dimensi ruang representasi meliputi marjinalisasi dan krisis identitas.
This study aims to investigate the critique of social space in Tripoli after independence in 1943 through the novel ?ayyu al-Am?rik?nii by Jabbour Douaihy. This study utilizes Henri Lefebvre's theory of social space production as an analytical tool. The method used in this study is descriptive analysis.
The results of the study show that the critique of social space in Tripoli after independence 1943 is reflected in three dimensions of space: the perceived space, the conceived space, and the lived space. In the practical dimension, the critique includes economic inequality and fragmented daily life. In the spatial representation dimension, the criticism includes the neglect of state authority and jihadist ideological discourse in Tripoli. The criticism in the spatial representation dimension includes marginalization and identity crisis.
Kata Kunci : Hayyu al-Amirikani, Henri Lefebvre, Jabbour Douaihy, Kritik Ruang, Lebanon, Ruang Sosial, Tripoli