Pengaruh emisi kendaraan bermotor dan unsur-unsur cuaca terhadap kadar karbon monoksida (C0)di udara di jalan Mataram Yogyakarta
Kusrinawati, Dr. H.A. Sudibyakto, M.S.; Emilya Nurjani, S.Si.; M.Si.
2004 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANKendaraan bermotor merupakan sumber utama dari karbon monoksida (CO). Oleh karena itu konsentrasi CO di udara akan meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor. Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengkaji perubahan konsentrasi CO di lokasi penelitian, 2) mengetahui hubungan dan pengaruh antara kepadatan kendaraan bermotor dan unsur-unsur cuaca (kecepatan angin, kelembaban udara dan suhu udara) terhadap kadar CO. Metode analisis terdiri dari 3 hal yaitu analisis deskriptif, analisis grafis dan analisis statistik. Analisis statistik berupa analisis statistik korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi CO tertinggi adalah 26 ppm. Hasil ini lebih kecil dibandingkan dengan batas maksimum pada baku mutu udara ambien untuk DIY, yaitu 35 ppm. Kenaikan kepadatan kendaraan bermotor dan suhu udara diikuti dengan naiknya konsentrasi CO. Sedangkan kenaikan kecepatan angin dan kelembaban udara menyebabkan menurunnya konsentrasi CO. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa faktor kepadatan kendaraan bermotor dan unsur-unsur cuaca memberikan pengaruh yang berarti terhadap perubahan konsentrasi CO, yaitu 43.785 persen (07.00-08.00), 32.774 persen (09.00-10.00) dan 51.987 persen (13.00-14.00).
-
Kata Kunci : Pengaruh Emisi kendaraan Bermotor, Cuaca,Kota Yogyakarta,DIY