Laporkan Masalah

Jejak Trauma pada Biologi Pubertas: Analisis Hubungan Adversity Childhood Experience (ACEs) dengan Onset Menarche pada Remaja Awal Perempuan di Perkotaan Indonesia (Studi GEAS 2018)

Indira Puspa Febryanti, Dr. Drs. Abdul Wahab, MPH; Sri Warsini, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D

2025 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Menarche merupakan tonggak dalam pubertas remaja perempuan dan dipengaruhi oleh faktor biologis dan psikososial. Tren penurunan usia onset menarche telah dilaporkan dalam berbagai studi, dengan ACEs menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan percepatan menarche serta risiko kesehatan reproduksi dan umum.Tujuan: Mengetahui perbedaan onset menarche berdasarkan riwayat ACEs pada remaja perempuan awal di perkotaan Indonesia. Metode: Rancangan penelitian dengan desain cross-sectional retrospective memanfaatkan data sekunder studi GEAS Indonesia tahun 2018, yang dilakukan di Kota Bandar Lampung, Denpasar, dan Kota Semarang. Hasil: Sebanyak 62,8?ri 1.837 remaja telah mengalami menarche dengan usia median 12 tahun. Analisis log-rank dan kurva Kaplan-Meier menunjukkan hubungan yang signifikan antara riwayat ACEs dan percepatan onset menarche (p<0>onset menarche lebih dini dibandingkan remaja tanpa riwayat ACEs. Hasil analisis cox-regression menunjukkan kelompok ACEs berat memiliki peningkatan risiko 14% mengalami percepatan onset menarche, meskipun efek signifikansi ini menurun setelah dikontrol dengan variabel intensitas penggunaan media sosial. Kesimpulan: Temuan ini menyoroti bahwa remaja perempuan yang memiliki riwayat ACEs berat memiliki risiko lebih tinggi mengalami onset menarche lebih dini dibandingkan dengan remaja tanpa riwayat ACEs. Pola tersebut konsisten dengan life history theory dan stress acceleration theory, yang menyoroti percepatan pubertas sebagai adaptasi biologis terhadap kondisi lingkungan tidak stabil.

Introduction: Menarche represents a pivotal milestone in female adolescent pubertal development and is influenced by both biological and psychosocial factors. A declining trend in the age of menarche onset has been documented across numerous studies, with ACEs identified as one of the factors associated with accelerated menarche and subsequent reproductive and general health risks. Aims: To investigate differences in menarche onset according to ACEs exposure among Indonesian early adolescent girls. Methods: A cross-sectional retrospective study design was implemented, drawing upon secondary data from the 2018 Global Early Adolescent Study (GEAS) dataset, with data collection sites including Bandar Lampung, Denpasar, and Semarang cities. Results: Among 1,837 adolescents, 62.8% had reached menarche at a median age of 12 years. Log-rank analysis and Kaplan-Meier survival curves indicated a statistically significant relationship between ACEs exposure and earlier menarche onset (p<0>Conclusion: These findings highlight that female adolescents with a history of severe ACEs are more likely to experience earlier menarche onset than those without such experiences. This pattern is consistent with life history theory and stress acceleration theory, which interpret pubertal acceleration as an adaptive biological response to early environmental adversity.

Kata Kunci : Adverse childhood experiences, menarche, remaja, ACEs

  1. S2-2025-514759-abstract.pdf  
  2. S2-2025-514759-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-514759-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-514759-title.pdf