Potensi Pengaruh Pembangunan Tol Terhadap Lahan Pertanian di Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman
Ridhwan Adnan Saputro, Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si
2025 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH
Pengadaan Proyek Strategis
Nasional (PSN) menjadi salah satu rencana strategis pemerintah pusat dalam
mengupayakan pemerataan pembangunan. Tersebar hampir di seluruh wilayah
Indonesia, salah satunya di Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Kecamatan Mlati menjadi salah satu penghasil lumbung padi terbesar dalam
mencukupi kebutuhan mandiri pangannya. Dinamika dari aktivitas proyek dinilai
mampu memberikan dampak terhadap laju perubahan penggunaan lahan, utamanya
eksistensi dari lahan pertanian.
Melalui pendekatan kualitatif,
penelitian ini bisa menjelaskan relevansi pengaruh dari adanya proyek terhadap
produksi lahan pertanian dan kualitas hidup petani di skala rumah tangga.
Selain itu, juga ditinjau implikasi dari kebijakan wilayah di bawahnya dalam
menanggapi fenomena terkait perubahan penggunaan lahan secara sosial ekonomi.
Hasilnya menunjukkan Kecamatan
Mlati menjadi wilayah di Kabupaten Sleman yang mengalami laju perubahan dengan
tingkat intensitas yang paling besar tanpa berdampak signifikan pada produksi
lahannya. Meskipun demikian, dampaknya tetap berimbas ke kondisi rumah tangga
petani yang cukup besar dirasakan dari sisi ekonomi yang cenderung lebih
dirugikan. Implikasi lanjutannya dari sisi aspek sosial ekonomi di kecamatan
lebih berfokus pada upaya pembenahan ekonomi wilayahnya.
National Strategic Projects
(PSN) is one of the central government's strategic plans to achieve equitable
development. These projects are spread across almost all regions of Indonesia,
including Mlati District, Sleman Regency, Yogyakarta. Mlati District is one of
the largest rice producers, contributing to its food self-sufficiency. The
dynamics of project activities are considered to have an impact on the rate of
land use change, particularly on the existence of agricultural land.
Through a qualitative approach,
this research explains the relevance of the project's influence on agricultural
land productivity and the quality of life of farmers at the household level.
Furthermore, the implications for regional policies addressing the
socio-economic phenomena related to land use change are also examined.
The results indicate that Mlati District is the
area in Sleman Regency experiencing the highest rate of change without
significantly impacting land production. However, the impacts still have a
significant impact on the economic well-being of farming households, which tend
to be more detrimental. Further implications from a socio-economic perspective
in the sub-district are focused on efforts to improve the regional economy.
Kata Kunci : Proyek Strategis Nasional, pertanian, perubahan penggunaan lahan, produksi, implikasi