Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Efikasi Diri dalam Penerapan Nurturing Care pada Ibu yang Memiliki Anak Usia 0–24 Bulan
Nurul Nafisyah, Dr. Fitri Haryanti, S.Kp., M.Kes.; Sri Hartini, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D
2025 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Usia 0–24 bulan merupakan periode
emas dalam perkembangan anak yang sangat menentukan kualitas hidup di masa
depan sehingga perlu upaya pengasuhan yang berkualitas dan menyeluruh untuk
mendukung optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan anak. WHO memperkenalkan Nurturing
Care Framework pada tahun 2018 yang mencakup aspek kesehatan, nutrisi,
keamanan dan keselamatan, pengasuhan responsif, serta stimulasi dini. Namun
demikian, keberhasilan penerapan nurturing care sangat bergantung pada
ibu sebagai pengasuh utama dalam menjalankan peran pengasuhan yang optimal.
Sejumlah penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa ibu memiliki tingkat
pengetahuan dan efikasi diri yang kurang. Hubungan antara kedua faktor ini
menjadi krusial dalam mengkaji praktik penerapan nurturing care.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat
pengetahuan ibu dengan efikasi diri dalam penerapan nurturing care pada
ibu yang memiliki anak usia 0–24 bulan.
Metode: Penelitian ini merupakan
penelitian sekunder. Penelitian ini dilakukan pada Maret–Juli 2025. Sampel
berjumlah 61 responden melalui teknik total sampling. Penelitian ini
menggunakan kuesioner pengetahuan nurturing care oleh Hasanah (2022) dan
kuesioner efikasi diri nurturing care oleh Amiatun (2022)
yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Uji korelasi dilakukan dengan uji Spearman
Rank, uji Mann-Whitney,
dan uji Kruskal-Wallis.
Hasil: Pengetahuan nurturing
care maupun efikasi diri nurturing care pada ibu yang memiliki anak
usia 0–24
bulan secara keseluruhan berada pada tingkat yang baik. Uji korelasi pada kedua
variabel menunjukkan nilai r = 0,284 dan p = 0,027. Sementara itu, hubungan antara efikasi diri nurturing care ibu
dengan karakteristik ibu menunjukkan nilai
p = 0,770 (usia ibu); 0,924 (jumlah anak); 0,807 (tingkat pendidikan
ibu); 0,095 (status pekerjaan ibu); serta 0,724 (pendapatan ibu).
Kesimpulan: Terdapat
hubungan yang signifikan dengan arah positif dan tingkat kekuatan cukup antara
tingkat pengetahuan nurturing
care dengan efikasi diri nurturing care pada ibu yang
memiliki anak usia 0–24
bulan.
Kata kunci: pengetahuan, efikasi diri, nurturing
care
Background: The age of 0-24 months is a golden
period in child development that determines the quality of life in the future
so that quality and comprehensive care efforts are needed to support the
optimization of child growth and development. WHO introduced the Nurturing Care
Framework in 2018 which includes aspects of health, nutrition, safety and
security, responsive care, and early stimulation. However, the successful
implementation of nurturing care is highly dependent on mothers as primary
caregivers in carrying out optimal parenting roles. Previous studies have shown
that mothers lack knowledge and self-efficacy. The relationship between these
two factors is crucial in assessing the practice of nurturing care.
Objective: Knowing the relationship between
the level of maternal knowledge and self-efficacy in implementing nurturing
care for mothers who have children aged 0-24 months.
Method: This research is secondary to
studies or surveys by previous research teams. This research was conducted in
March-July 2025. The sample amounted to 61 respondents through total sampling
technique. This research instrument used a nurturing care knowledge
questionnaire by Hasanah (2022) and a nurturing care self-efficacy
questionnaire by Amiatun (2022) which had been tested for validity and
reliability. Correlation test was conducted with Spearman Rank test,
Mann-Whitney test, and Kruskal-Wallis test.
Result: Knowledge of nurturing care and
nurturing care self-efficacy in mothers who have children aged 0-24 months are
overall at a good level. Correlation test on both variables showed the value of
r = 0.284 and p = 0.027. Meanwhile, the relationship between maternal nurturing
care self-efficacy and maternal characteristics showed p = 0.770 (maternal
age); 0.924 (number of children); 0.807 (maternal education level); 0.095
(maternal employment status); and 0.724 (maternal income).
Conclusion: There is a significant relationship with a positive direction and a moderate level of strength between the level of knowledge of nurturing care and nurturing care self-efficacy in mothers who have children aged 0-24 months.
Keyword: knowledge, self efficacy, nurturing care
Kata Kunci : Pengetahuan, Efikasi Diri, Nurturing Care / Knowledge, Self Efficacy, Nurturing Care