PENGARUH POLA KONSUMSI DAGING AYAM TERHADAP INDEKS MASSA TUBUH PADA REMAJA
Amanda Salma Faaiza, Prof. Ir. Mujtahidah Anggriani Ummul Muzayyanah, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola konsumsi daging ayam terhadap indeks massa tubuh pada remaja. Pada penelitian ini, pola konsumsi merujuk pada kebiasaan responden dalam mengonsumsi daging ayam yang diukur berdasarkan indikator frekuensi konsumsi dalam waktu satu minggu. Pelaksanaan penelitian ini dimulai dari bulan Januari hingga Juni 2025. Jumlah responden penelitian yang digunakan yaitu 121 responden dengan metode pengambilan data berupa purposive sampling yang merupakan bagian dari metode non probability sampling. Pola konsumsi diukur berdasarkan indikator frekuensi konsumsi. Indeks massa tubuh diukur berdasarkan tinggi dan berat badan responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner tertutup dengan lima tingkatan skala Likert untuk memperoleh data primer. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini, meliputi data karakteristik responden, pola konsumsi daging ayam, serta berat badan dan tinggi badan responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kepada responden yang tergolong remaja berusia 13 hingga 18 tahun, mengonsumsi daging ayam dan produk olahannya, dan tidak menderita penyakit yang dapat mempengaruhi pola makan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh variabel independen (pola konsumsi daging ayam) terhadap variabel dependen (indeks massa tubuh). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap indeks massa tubuh (P<0>
This study aims to analyze the effect of chicken meat consumption patterns on body mass index in adolescents. The data obtained were analyzederns refer to respondents habits in consuming chicken meat as measured by the frequency of consumption within one week. The implementation of this study started from January to June 2025. The number of research respondents used was 121 respondents with the data collection method in the form of purposive sampling which is part of the non-probability sampling method. Consumption patterns are measured based on consumption frequency indicators. Body mass index is measured based on the height and weight of the respondent. The research instrument used was a closed questionnaire with five Likert scale levels to obtain primary data. Primary data used in this study included data on respondent characteristics, chicken meat consumption patterns, and respondent body weight and height. Data were collected by filling in respondents who were classified as adolescents aged 13 to 18 years, consumed chicken meat and its processed products, and did not suffer from diseases that could affect diet. The data obtained were analyzed using simple linear regression analysis to determine the effect of the independent variable (chicken meat consumption patterns) on the dependent variable (body mass index). The results showed that consumption patterns had a positive and significant influence on body mass index (P<0.05).
Kata Kunci : Pola konsumsi, daging ayam, indeks massa tubuh, remaja