Laporkan Masalah

Pengaruh Bias Overconfidence, Mental Accounting, dan Conservatism terhadap Keputusan Investasi Mahasiswa Generasi Z di Indonesia dengan Literasi Keuangan sebagai Variabel Moderasi: Studi pada Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Bintan Nailu Rahma, Amanda Acintya, S.E., M.Sc., Ph.D. AFHEA.

2025 | Skripsi | AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh bias overconfidence, mental accounting, dan conservatism terhadap keputusan investasi mahasiswa Generasi Z dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model pengambilan sampel pusposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Generasi Z, khususnya mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis di Indonesia yang pernah berinvestasi. Data yang digunakan adalah data primer yang didapat melalui instrumen kuesioner daring menggunakan Google Forms. Data berhasil dikumpulkan dari 176 responden. Data diolah menggunakan metode analisis data SEM-PLS dengan perangkat lunak SmartPLS versi 4.1.1.2. Landasan teori dalam penelitian ini menggunakan Teori Behavioral Finance dan Teori Prospek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bias overconfidence, mental accounting, dan conservatism berpengaruh positif terhadap keputusan investasi mahasiswa Generasi Z. Namun literasi keuangan tidak mampu memoderasi hubungan antara bias overconfidence dan mental accounting dengan keputusan investasi. Menariknya literasi keuangan dapat berperan sebagai moderator negatif yang signifikan dalam hubungan antara bias conservatism dengan keputusan investasi.

This study aims to examine the influence of overconfidence, mental accounting, and conservatism bias on investment decisions among Generation Z students, with financial literacy as a moderating variable. The population of this study comprises Generation Z students, specifically those from Faculties of Economics and Business in Indonesia who have prior investment experience. Primary data was collected through an online questionnaire distributed via Google Forms, resulting in a total of 176 responses. The data was analyzed using the SEM-PLS method and SmartPLS version 4.1.1.2 software. The theoretical framework of this study is based on Behavioral Finance Theory and Prospect Theory. The results indicates that overconfidence, mental accounting, and conservatism bias each have a positive influence on investment decisions among Generation Z students. However, financial literacy does not moderate the relationship between overconfidence or mental accounting bias and investment decisions. Interestingly, financial literacy significantly moderates the relationship between conservatism bias and investment decisions in a negative direction.

Kata Kunci : overconfidence, mental accounting, conservatism, keputusan investasi, Generasi Z, literasi keuangan

  1. S1-2025-476642-abstract.pdf  
  2. S1-2025-476642-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-476642-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-476642-title.pdf