Laporkan Masalah

ANALISIS PENGARUH NON PERFORMING LOANS (NPL) , LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) PADA BANK BUMN KONVENSIONAL (2020-2024)

Khairullah Farhan Aliyyu, Dra. Sufitri , M.M.

2025 | Tugas Akhir | D4 PERBANKAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non-Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Return on Assets (ROA) pada bank umum milik negara (BUMN) konvensional di Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel, yang menggabungkan data time series dan cross section dari empat bank BUMN, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN. Estimasi dilakukan dengan menggunakan Common Effect Model (CEM), yang diasumsikan tidak memiliki pengaruh efek individual atau waktu terhadap variabel dependen. Jenis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang didapat dari situs resmi pada masing – masing bank dan OJK berupa laporan tahunan . Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, Non-Performing Loan (NPL) berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA, yang menunjukkan bahwa peningkatan kredit bermasalah berdampak negatif terhadap profitabilitas bank. Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif signifikan terhadap ROA, mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kecukupan modal, semakin besar kemampuan bank dalam menyerap risiko dan menghasilkan laba. Sebaliknya, Loan to Deposit Ratio (LDR) tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ROA, yang dapat disebabkan oleh penyaluran kredit yang belum optimal atau risiko pembiayaan yang tinggi. Secara simultan, hasil uji F menunjukkan bahwa NPL, LDR, dan CAR secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ROA, dengan nilai probabilitas sebesar 0,000023. Nilai R-squared sebesar 0,770482 mengindikasikan bahwa sebesar 77,05% variasi dalam ROA dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan sisanya sebesar 22,95% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan risiko kredit dan kecukupan modal dalam meningkatkan profitabilitas perbankan, serta menunjukkan bahwa pendekatan Common Effect Model dapat digunakan secara efektif dalam analisis regresi data panel untuk sektor perbankan.

This study aims to analyze the influence of Non-Performing Loans (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), and Capital Adequacy Ratio (CAR) on Return on Assets (ROA) in state-owned conventional commercial banks (BUMN) in Indonesia during the period of 2020–2024. The research employs a quantitative approach using panel data regression, which combines time series and cross-sectional data from four state-owned banks: Bank Mandiri, BRI, BNI, and BTN. The estimation method applied is the Common Effect Model (CEM), which assumes no individual or time-specific effects on the dependent variable. The type of data used in this study is secondary data obtained from the official websites of each bank and the Financial Services Authority (OJK), in the form of annual reports. The analysis results show that partially, Non-Performing Loans (NPL) have a significant negative effect on ROA, indicating that an increase in problematic loans negatively impacts bank profitability. Capital Adequacy Ratio (CAR) has a significant positive effect on ROA, suggesting that higher capital adequacy enhances a bank's ability to absorb risk and generate profits. On the other hand, Loan to Deposit Ratio (LDR) does not have a significant effect on ROA, which may be due to suboptimal credit distribution or high credit risk. Simultaneously, the F-test results indicate that NPL, LDR, and CAR collectively have a significant effect on ROA, with a probability value of 0.000023. The R-squared value of 0.770482 indicates that 77.05% of the variation in ROA can be explained by the three independent variables, while the remaining 22.95% is influenced by other factors outside the model. These findings emphasize the importance of credit risk management and capital adequacy in enhancing bank profitability and demonstrate that the Common Effect Model is a suitable approach for panel data regression analysis in the banking sector.

Kata Kunci : Non-Performing Loan, Loan to Deposit Ratio, Capital Adequacy Ratio, Return on Assets, Regresi Data Panel, Common Effect Model, Bank BUMN

  1. D4-2025-483393-abstract.pdf  
  2. D4-2025-483393-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-483393-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-483393-title.pdf