MODEL KONTINJENSI PENGARUH PROJECT RISK MANAGEMENT MATURITY DAN KOMPLEKSITAS PROYEK TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI INDONESIA
Dias Murtadho , Prof. Ir. Budi Hartono, S.T., MPM. Ph.D., IPU., ASEAN Eng
2013 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRISetiap proyek yang dilaksanakan mempunyai tingkat kompleksitas berbeda. Semakin kompleks maka semakin sulit untuk dikelola. Tingkat kompleksitas proyek tersebut berdampak pada munculnya potensi risiko yang tidak bisa dipisahkan dari proyek. Untuk mengatasi risiko yang muncul pada sebuah proyek diperlukan adanya manajemen risiko proyek. Untuk itu manajemen risiko harus mencakup serangkaian aktivitas untuk meminimalkan potensi risiko yang disesuaikan dengan tingkat kompleksitas proyek untuk menaikkan kinerja. Dalam teori kontinjensi, kinerja organisasi dipengaruhi oleh variabel lain yang biasa disebut variabel ‘kesesuaian’. Dewasa ini banyak kajian tentang ‘kesesuaian’ namun dilakukan dengan analisis yang tidak tepat yang mengakibatkan kurang akuratnya hasil penelitian. Untuk itu perlu adanya penelitian empiris dengan metode tepat untuk mengetahui peranan variabel ‘kesesuaian’ sesuai dengan keadaan di Indonesia. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan instrumen penelitian untuk mengetahui pengaruh kesesuaian manajemen risiko proyek dan kompleksitas proyek terhadap kinerja proyek ICT. Instrumen tersebut dikembangkan dari instrumen penelitian sebelumnya yang mempunyai obyek penelitian perusahaan berbasis proyek secara umum. Metode sampling yang digunakan adalah judgement sampling, dengan ukuran sampel 419 dan berhasil didapatkan 54 responden (rate 12,89%). Data yang didapatkan diuji dengan beberapa metode statistik. Salah satunya adalah regresi linier untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Dari proses tersebut bisa diketahui gambaran umum perusahaan berbasis proyek ICT di Indonesia. Pada tahap akhir, beberapa model model matematis dihasilkan untuk mengetahui peranan ‘kesesuaian’ proyek ICT di Indonesia. Instrumen penelitian yang valid dan reliabel untuk obyek perusahaan berbasis proyek ICT di Indonesia berhasil dikembangkan. Secara umum penerapan manajemen risiko proyek ICT berada pada level tiga untuk proyek yang kompleks (level dua). Pengaruh level penerapan manajemen risiko proyek (X1) dan terhadap kinerja (Y) ditunjukkan melalu persamaan Y=0,619+0,947X1 dengan nilai R-square sebesar 14,5 persen. Pada analisis fit didapatkan hasil efek moderasi, mediasi, dan matching dengan nilai yang signifikan (sig.<0,05). Dapat diartikan bahwa harus terdapat kecocokan antara variabel bebas dalam penelitian ini untuk menghasilkan kinerja yang baik. Analisis fit tahap selanjutnya menghasilkan empat profil yang mempunyai konsistensi internal. Dari profil-profil tersebut ditemukan profil ideal dengan nilai mean kinerjanya 3,68, dan menghasilkan kesimpulan bahwa semakin jauh jarak suatu profil terhadap profil idealnya maka semakin jelek kinerjanya.
Kata Kunci : Manajemen risiko, kompleksitas, kinerja, kesesuaian, kontinjensi, ICT