OPTIMASI PARAMETER MESIN CNC BATIK PADA MEDIA KAYU GANITRI MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI-GREY RELATIONAL ANALYSIS
Muhammad Alif Taufiqurrahman, Ir. Andi Sudiarso, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPM.
2025 | Skripsi | TEKNIK INDUSTRI
Batik Indonesia telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya non bendawi sejak 2009.
Selain pada kain, terdapat
batik yang diterapkan pada media kayu. Batik kayu
memiliki proses yang mirip dengan batik tulis
pada kain namun sifat kayu yang keras membuat batik kayu hanya mempertimbangkan satu
permukaan. Dari pembatikan kayu dihasilkan produk
kerajinan dan mebel, dengan bahan kayu seperti jati, klepu, dan ganitri. Data
Kementerian Perindustrian Indonesia menunjukkan potensi ekspor batik dan
kerajinan kayu yang meningkat, sementara pengrajin batik kayu tidak mengalami
peningkatan. Pada batik tulis terdapat mesin CNC Batik yang dapat memenuhi
permintaan batik, akan tetapi mesin tersebut belum bisa dilakukan pada
pembatikan kayu. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengkaji optimasi mesin
CNC Batik pada media kayu dari parameter feedrate
mesin, suhu malam, dan jenis malam.
Penelitian dilakukan pada media kayu ganitri yang
memiliki sifat kuat dengan harga yang murah. Penelitian dimulai dengan uji pendahuluan
untuk menentukan level setiap parameter. Metode Taguchi digunakan
untuk mencari nilai optimal setiap parameter terhadap response kontinuitas
ketebalan garis dan penilaian keseluruhan. Nilai optimal didapatkan dari metode
Grey Relational Analysis. Pembatikan mesin CNC Batik dengan
parameter optimal dibandingkan dengan metode manual dari segi waktu dan kualitas
berdasarkan penilaian expert.
Indonesian
batik has been recognized by UNESCO as an intangible cultural heritage since 2009.
In addition to fabric, batik is also applied to wood. Wooden batik follows a
process similar to hand-drawn batik on fabric, but due to the hard nature of
wood, it only considers one surface. Wooden batik results in handicraft and
furniture products made from woods such as jati, klepu, and ganitri. Data from
the Indonesian Ministry of Industry shows rising export potential for batik and
wooden crafts, while wooden batik artisans have not seen growth. In fabric
batik, CNC Batik machines help meet demand, but these machines are not yet
applied to wooden batik. Therefore, this research aims to optimize CNC Batik
machines on wood by studying feedrate, wax temperature, and wax type.
The study
used ganitri wood, known for its strength and affordability. It began with
preliminary testing to determine parameter levels. The Taguchi method
identified optimal values for line thickness continuity and overall assessment.
These were refined using Grey Relational Analysis (GRA). The CNC Batik process
with optimal parameters was compared to the manual method in terms of time and
quality based on expert evaluation.
The optimal parameters were 300 mm/min for feedrate, 120°C for wax temperature, and 22.60 cP for wax viscosity. ANOVA showed no significant difference between the two processes. In terms of time, the CNC machine was 172 seconds slower, or about 30%, with an average time of 739 seconds, while the manual method averaged 567 seconds.
Kata Kunci : Batik Kayu, Optimasi, Mesin CNC Batik, Taguchi, Grey Relational Analysis