VERBA BERAFIKS DALAM BUKU CERITA ANAK BERJUDUL 100 CERITA RAKYAT NUSANTARA KARYA DIAN KRISTIANI
Zasqia Damai Aulia Shakti, Dr. Yohanes Tri Mastoyo Jati Kesuma, M.Hum.
2025 | Tesis | S2 Linguistik
Verba merupakan salah satu kategori kata utama yang dikuasai
anak sejak dini. Berbeda dari nomina yang bersifat konkret, konsep verba
cenderung lebih abstrak dan bervariasi. Buku cerita anak berperan penting dalam
memfasilitasi pengenalan verba, termasuk bentuk berafiks yang kompleks.
Penelitian ini mengkaji verba berafiks dalam buku 100 Cerita Rakyat
Nusantara karya Dian Kristiani, yang populer di antara buku untuk usia 7-9
tahun. Verba berafiks dipilih karena jumlahnya paling dominan dibandingkan
verba dasar dan verba kompleks lainnya. Fokus penelitian diarahkan pada tiga
aspek: jenis afiksasi yang dominan dalam pembentukan verba, sifat ketransitifan
verba berafiks, dan klasifikasi semantis verba tersebut. Data diperoleh
menggunakan perangkat AntConc dan dianalisis menggunakan metode distribusional
melalui teknik bagi unsur langsung, teknik paarafrase, serta adaptasi
klasifikasi verba berdasarkan fitur semantis yang melekat pada verba untuk
menjawab pertanyaan ketiga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 20 afiks pembentuk verba yang terbagi dalam tiga tipe: prefiksasi, kombinasi afiks, dan konfiksasi. Prefiksasi merupakan proses paling dominan dengan 767 verba. Dominasi prefiksasi menandai peran penting prefiks dalam membantu anak mengenali fungsi verba melalui sinyal gramatikal yang jelas. Dari segi sintaksis, verba berafiks umumnya bersifat transitif, yang mendukung keragaman struktur kalimat dalam teks. Berdasarkan fitur semantis, verba diklasifikasikan menjadi verba perbuatan, keadaan, dan proses, dengan verba perbuatan sebagai kategori terbanyak. Hal ini mencerminkan kecenderungan penulis dalam menggambarkan tindakan konkret yang lebih mudah dipahami oleh anak-anak.
Verbs are among the primary word categories acquired by
children from an early age. Unlike nouns, which tend to be concrete, verb
concepts are generally more abstract and varied. Children's storybooks play an
important role in facilitating the introduction of verbs, including complex
affixed forms. This study examines affixed verbs in the book 100 Cerita
Rakyat Nusantara by Dian Kristiani, a popular title among books
targeted at children aged 7-9. Affixed verbs were selected as the focus because
they appear more frequently than base verbs and other complex verb forms in the
book. The study focuses on three aspects: the types of affixation most commonly
used to form verbs, the transitivity of affixed verbs, and their semantic
classification. Data were collected using AntConc and analized using a
distributional method through immediate constituent analysis, along with a verb
classification framework based on inherent semantic features to address the
third research question.
The results found 20 verbal affixes categorized into three types: prefixation, affix combinations, and confixation. Prefixation is the most dominant process, generating 767 verbs. This dominance highlights the important role of prefixes in helping children recognize verb functions through clear grammatical signals. Syntactically, affixed verbs are mostly transitive, supporting sentence variation in the texts. Semantically, affixed verbs are classified as action, state, and process verbs, with action verbs being the most common, reflecting a preference for depicting concrete actions that are easier for children to understand.
Kata Kunci : verba berafiks, ketransitifan, klasifikasi semantis, buku cerita anak, bahasa Indonesia