Hubungan Stres Akademik dengan Ide Bunuh Diri Pada Mahasiswa Fakultas Teknik
Regita Dina Lestari, Sri Warsini, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D., Dr. Sri Mulyani, S.Kep., Ns., M.Ng.
2025 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Mahasiswa
teknik menghadapi tuntutan akademik yang banyak sehingga berisiko untuk
mengalami stres akademik. Stres akademik jika berkelanjutan dapat memberikan
dampak yang negatif bagi mahasiswa dan dapat berujung pada munculnya ide atau perilaku
bunuh diri. Penelitian mengenai hubungan stres akademik dengan ide
bunuh diri pada mahasiswa tahun ketiga Fakultas Teknik di Yogyakarta belum
pernah dilakukan.
Tujuan Penelitian: Mengetahui
hubungan antara stres akademik dengan ide bunuh diri pada mahasiswa tahun
ketiga Fakultas Teknik di Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif analitik korelasional dengan rancangan cross-sectional.
Populasi penelitian ini adalah mahasiswa tahun ketiga salah satu Fakultas
Teknik di Yogyakarta. Total sampel penelitian ini sebanyak 104 responden, didapatkan
menggunakan Non-Probability Sampling dengan teknik Purposive Sampling.
Instrumen Penelitian yang digunakan adalah Skala Stres Akademik dan Revised-Suicidal
Ideation Scale. Analisis data penelitian menggunakan uji statistik korelasi
Spearman Rank.
Hasil: Stres akademik terjadi pada semua responden yaitu pada rentang sedang dengan skor rata-rata 98,21±16,014. Responden memiliki ide bunuh diri dengan nilai median yaitu 15 (skor total minimal-maksimal yaitu 10-38) dimana semakin tinggi skor maka ide bunuh diri semakin serius. Terdapat 3 responden yang memiliki ide bunuh diri yang serius. Analisis uji korelasi antara stres akademik dengan ide bunuh diri menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,427 dengan nilai significancy sebesar 0,000 (p value < 0>
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara stres akademik dan ide bunuh diri dengan kekuatan sedang dan arah yang positif pada mahasiswa tahun ketiga Fakultas Teknik di Yogyakarta.
Background: Engineering students face
many academic demands that put them at risk of experiencing academic stress.
Academic stress if sustained can have a negative impact on students and can
lead to suicidal ideation or behavior. Research that discusses the relationship
between academic stress and suicidal ideation in third-year students of the
Faculty of Engineering in Yogyakarta has never been conducted.
Objective:
This
study aims to determine the relationship between academic stress and suicidal
ideation among third-year students of the Faculty of Engineering in Yogyakarta.
Method: This study is a
correlational analytic quantitative reasearch with cross-sectional design. The
population of this study were third-year students of one of the Faculties of
Engineering in Yogyakarta. The total sample of this study was 104 respondents, obtained
using Non-Probability Sampling with Purposive Sampling technique. The research
instruments used were the Academic Stress Scale and the Revised-Suicidal
Ideation Scale. Analysis of research data using Spearman Rank correlation
statistical test.
Results: Academic stress occurred in all respondents, namely in the moderate range with an average score of 98,21±16,014. Respondents had suicidal ideation with a median score of 15 (minimum-maximum total score is 10-38) where the higher the score, the more serious the suicidal ideation. There were 3 respondents who had serious suicidal ideation. Correlation test analysis between academic stress and suicidal ideation showed a correlation coefficient (r) of 0,427 with a significance value of 0,000 (p value < 0>
Conclusion: There is a significant relationship between academic stress and suicidal ideation with moderate strength and positive direction in third-year students of Faculty of Engineering in Yogyakarta.
Kata Kunci : stres akademik, ide bunuh diri, mahasiswa, fakultas teknik