Laporkan Masalah

PENGARUH INJEKSI ADVANCED-PLATELET-RICH FIBRIN DAN PLATELET RICH FIBRIN TERHADAP EKSPRESI RUNT-RELATED TRANSCRIPTION 2 PADA PERGERAKAN GIGI ORTODONTI KELINCI

Komang Abhigamika WIjayadharma, Dr. drg. Cendrawasih A.F., M.Kes., Sp.Ort (K), . Dr. drg. Ananto Ali Alhasyimi, MDSc., Sp.Ort (K)

2025 | Tesis-Spesialis | S2 Ortodonsia

Penelitian ini membandingkan pengaruh injeksi intrasulkular Platelet-Rich Fibrin (PRF) dan Advanced Platelet-Rich Fibrin (A-PRF) terhadap ekspresi runt-related transcription factor 2 (RUNX2) dalam pergerakan gigi ortodonti pada kelinci (Oryctolagus cuniculus). Penelitian menggunakan 45 kelinci jantan yang dibagi menjadi tiga kelompok: kontrol, PRF, dan A-PRF. Peranti ortodonti open coil spring dipasang pada gigi insisivus rahang bawah dengan gaya 50 cN. Injeksi PRF dan A-PRF diberikan secara intrasulkular setiap 7 hari. Ekspresi RUNX2 dianalisis menggunakan metode ELISA pada hari ke-0, 3, 7, 14, dan 21.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspresi RUNX2 meningkat signifikan pada hari ke-3, kemudian menurun bertahap hingga hari ke-21. Kelompok A-PRF menunjukkan peningkatan ekspresi RUNX2 tertinggi, diikuti oleh PRF dan kontrol. Uji statistik ANAVA dua jalur dan Post Hoc mengkonfirmasi perbedaan signifikan antar kelompok dan waktu pengamatan (p < 0>

This study compared the effects of intrasulcular injections of Platelet-Rich Fibrin (PRF) and Advanced Platelet-Rich Fibrin (A-PRF) on runt-related transcription factor 2 (RUNX2) expression during orthodontic tooth movement in rabbits (Oryctolagus cuniculus). Forty-five male rabbits were randomly divided into three groups: control, PRF, and A-PRF. An orthodontic open coil spring was applied to the lower incisors with a force of 50 cN. Intrasulcular injections of PRF and A-PRF were administered every 7 days. RUNX2 expression was analyzed using ELISA method on days 0, 3, 7, 14, and 21.

The results revealed a significant increase in RUNX2 expression on days 3 and decreasing until days 21. The A-PRF group exhibited the highest RUNX2 expression, followed by PRF and the control group. Two-way ANOVA and Post Hoc tests confirmed significant differences among groups and observation periods (p < 0.05). In conclusion, intrasulcular A-PRF injection was more effective than PRF in enhancing RUNX2 expression, suggesting its potential to accelerate orthodontic tooth movement by promoting osteoclastogenesis and bone remodeling.

Kata Kunci : PRF, A-PRF, RUNX2, pergerakan gigi ortodonti, kelinci.

  1. SPESIALIS-2025-496032-abstract.pdf  
  2. SPESIALIS-2025-496032-bibliography.pdf  
  3. SPESIALIS-2025-496032-tableofcontent.pdf  
  4. SPESIALIS-2025-496032-title.pdf