Laporkan Masalah

PENGEMBANGAN MODEL REVENUE MANAGEMENT DENGAN OVERBOOKING DAN COSTLY PRICE ADJUSTMENT PADA INDUSTRI PERHOTELAN DENGAN PENDEKATAN TEORI PERMAINAN

Yun Prihantina Mulyani, Prof. Ir. Nur Aini Masruroh, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng

2012 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Hotel merupakan salah satu industri yang menjual produk dengan karakter perishable yaitu produk yang tidak tahan lama. Salah satu metode yang digunakan dalam mengelola perishable product adalah revenue management (RM) untuk mengatur sumber daya sehingga dapat menghindari kerugian tidak terjualnya kamar keesokan harinya. Di sisi lain, pemain dalam industri ini dihadapkan pada persaingan tarif harga dengan kompetitornya untuk mengoptimalkan pendapatan masing-masing. Pada penelitian ini, dibangun model revenue management yang meliputi quantity based RM model dan pricing-based RM model. Selanjutnya kedua model dimasukkan dalam model expected discounted revenue untuk membangun model harga optimal pada kondisi persaingan duopoli dengan pendekatan teori permainan. Pada penelitian ini, model quantity-based RM yang dibangun meliputi booking limit yang menunjukkan batas alokasi kapasitas untuk leisure travelers dan overbooking menunjukkan batas penerimaan order yang melebihi kapasitas untuk mengantisipasi fenomena cancellation. Sedangkan model pricing-based RM dibangun pada kondisi duopoli deterministik dan duopoli stokastik. Model tingkat hunian duopoli deterministik mempertimbangkan faktor musiman dan menggunakan pendekatan multiple linear regression. Sedangkan model duopoli stokastik dikembangkan sebagai fungsi dari probabilitas kumulatif harga hotel dan market size. Selanjutnya, model quantity-based RM dan pricing-based RM diformulasikan dalam model expected discounted revenue. Berdasarkan uji Mann Whitney, model duopoli stokastik lebih menggambarkan kondisi nyata dibandingkan dengan model duopoli deterministik. Selanjutnya, model expected discounted revenue digunakan untuk membangun harga optimal dengan mempertimbangkan price adjusment cost. Biaya yang dimasukkan dalam model adalah soft costumer cost yang berarti kehilangan potensi pendapatan. Untuk menyelesaikan model minimasi tersebut, metode langrange multiplier digunakan. Berdasarkan studi kasus kedua hotel, model harga optimal dapat menaikkan expected discounted revenue dengan mengurangi potensi kehilangan konsumen dari periode sebelumnya. Model harga optimal tersebut merupakan reaksi terbaik yang digunakan sebagai input analisa titik ekuilibrium dengan pendekatan teori permainan

Kata Kunci : revenue management, quantity-based RM, pricing-based RM, cancellation, price adjustment cost

  1. S1-FTK-2012-Yun_Prihantina_Mulyani-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2012-Yun_Prihantina_Mulyani-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2012-Yun_Prihantina_Mulyani-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2012-Yun_Prihantina_Mulyani-title.pdf