Laporkan Masalah

World View Masyarakat Peranakan Tionghoa Lasem sebagai Wujud Hibriditas Budaya Tionghoa dan Jawa

WAHIDA OKTA KHOIRUNNISA, Dr. Sartini, M.Hum.; Dr. Rizal Mustansyir, M.Hum.

2025 | Skripsi | ILMU FILSAFAT

Penelitian ini berjudul World View Masyarakat Peranakan Tionghoa Lasem sebagai Wujud Hibriditas Budaya Tionghoa dan Jawa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masyarakat peranakan Tionghoa Lasem yang memiliki basis kebudayaan yang berpegang teguh pada nilai ketionghoaan. Akan tetapi, masyarakat peranakan Tionghoa Lasem dapat bertahan hingga berabad-abad di lingkungan Lasem yang berlatar belakang Jawa Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik hibriditas budaya yang dimiliki oleh masyarakat peranakan Tionghoa Lasem, menganalisis world view yang mendasari kehidupan masyarakat peranakan Tionghoa Lasem, serta menganalisis sumber terbentuknya world view masyarakat peranakan Tionghoa Lasem. 

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan perspektif filosofis. Adapun unsur metodis filosofis yang digunakan yakni deskripsi, interpretasi, koherensi, dan refleksi kritis. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama karakteristik hibriditas budaya pada masyarakat peranakan Tionghoa Lasem tercermin dalam tujuh aspek kehidupan, mulai dari sistem bahasa, sistem pengetahuan, sistem organisasi sosial, sistem teknologi, sistem ekonomi dan mata pencaharian, sistem religi dan kepercayaan, serta sistem kesenian; kedua, world view masyarakat peranakan Tionghoa Lasem dapat dijabarkan melalui aspek Michael Kearney yang memuat klasifikasi, ruang dan waktu, relasi, kausalitas, dan diri yang lain. Keseluruhan aspek itu muncul dalam lima nilai yang terdiri dari nilai keseimbangan, nilai keselarasan, etika lingkungan, nilai kesinambungan, dan nilai otoritas; ketiga, sumber utama terbentuknya world view masyarakat peranakan Tionghoa Lasem berasal dari dua latar belakang penting yakni ajaran Tridharma yang membawa nilai-nilai Tionghoa dan Etika Jawa dalam karakter masyarakat Jawa pesisiran yang membawa nilai-nilai Jawa. Kedua latar belakang ini mengarahkan pada pembentukan world view yang unik pada masyarakat peranakan Tionghoa Lasem.

This study, titled "The World View of Peranakan Chinese Community in Lasem as a Manifestation of Cultural Hybridity between Chinese and Javanese Traditions." These aspects are expressed through five core values: balance, harmony, environmental ethics, sustainability, and authority; third, the main sources shaping the world view of the Peranakan Chinese community in Lasem are rooted in two major backgrounds: Tridharmam. The purpose of this study is to describe the characteristics of cultural hybridity within the Peranakan Chinese community in Lasem, to analyze the world view underlying their way of life, and to examine the sources that shape this world view. 

This research employs a qualitative descriptive approach with a philosophical perspective. The philosophical methodological elements used include description, interpretation, coherence, and critical reflection. 

The findings reveal three key points: first, the characteristics of cultural hybridity within the Peranakan Chinese community in Lasem are reflected in seven aspects of life—language systems, knowledge systems, social organization, technology systems, economic systems and livelihoods, religious and belief systems, and the arts; second, the community’s world view can be explained through Michael Kearney’s framework, which includes classification, space and time, relationship, causality, and the self and the other. These aspects are expressed through five core values: balance, harmony, environmental ethics, sustainability, and authority; third, the main sources shaping the world view of the Peranakan Chinese community in Lasem are rooted in two major backgrounds: Tridharma teachings that convey Chinese cultural values and Javanese ethics embedded in the character of coastal Javanese society, both of which contribute to the formation of a unique world view in this community.

Kata Kunci : world view, Lasem, Hibriditas, Tionghoa, Jawa

  1. S1-2025-458590-abstract.pdf  
  2. S1-2025-458590-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-458590-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-458590-title.pdf