Evaluasi Dan Peran Program Hutan Kemasyarakatan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Lerepako Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara
Rio Danny Mahendra, Dr. Silvi Nur Oktalina, S.Hut., M.Si.
2025 | Tugas Akhir | D4 PENGELOLAAN HUTAN
Program perhutanan sosial dengan skema Hutan Kemasyarakatan (HKm) bertujuan untuk memberikan hak akses pengelolaan hutan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar hutan untuk meningkatkan kesejahteraan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi program HKm dan perannya program HKm dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Lerepako, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode dasar yang digunakan adalah mixed method dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, survei, observasi, dan dokumentasi. Evaluasi dilakukan berdasarkan aspek ekonomi dan sosial yang tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Nomor. P.9/PSKL/PKPS/KUM.1/10/2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program HKm memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja, namun masih menghadapi kendala dalam aspek pengelolaan hasil hutan dan penguatan kelembagaan. Kategori implementasi program HKm di Desa Lerepako pada aspek ekonomi menunjukkan hasil sedang dalam tata kelola sumber daya hutan, namun rendah dalam usaha ekonomi dan pemanfaatan hasil hutan. Aspek sosial tergolong baik dalam hal kesejahteraan dan sensitivitas gender, namun masih lemah dalam kelembagaan, perubahan perilaku pengurus dan anggota, resolusi konflik, dan kontribusi ke pihak lain. Diperlukan penguatan kelembagaan, akses pasar, dan pendampingan yang berkelanjutan agar program ini dapat memberikan dampak yang optimal. Program Hutan Kemasyarakatan (HKm) di Desa Lerepako berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan keterlibatan perempuan dalam kelembagaan. Meskipun demikian, sebagian besar masyarakat masih berada di bawah garis kemiskinan, sehingga dibutuhkan peningkatan kapasitas ekonomi dan pelatihan pengolahan hasil hutan untuk mendukung pertumbuhan usaha yang lebih berkelanjutan.
The social forestry program with the Community Forest (HKm) scheme aims to provide access rights to forest management to communities surrounding the forest to improve livelihood while maintaining environmental sustainability. This study was conducted to evaluate the HKm program and its role to improve community livelihood in Lerepako Village, Laeya District, South Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province. The method in this research is a mixed method. The data collection metode are interviews, surveys, observations, and documentation. The evaluation is conducted based on the economic and social aspects as stated in the Regulation of the Director General of Social Forestry and Environmental Partnership Number. P.9/PSKL/PKPS/KUM.1/10/2019. The results of the study showed that the HKm program had a positive impact on increasing income and absorbing labor, but still faced obstacles in aspects of forest product management and institutional strengthening. The category of implementation of the HKm program in Lerepako Village in the economic aspect showed moderate results in forest resource governance, but low in economic efforts and utilization of forest products.The social aspect is classified as good in terms of livelihood and gender sensitivity, but is still weak in institutions, changes in the behavior of administrators and members, conflict resolution, and contributions to other parties. Institutional strengthening, market access, and ongoing assistance are needed so that this program can provide optimal impact. The Community Forestry (HKm) Program in Lerepako Village contributes to improving community livelihood through job creation and women's involvement in institutions. However, most of the community is still below the poverty line, so it is necessary to increase economic capacity and forest product processing training to support more sustainable business growth.
Kata Kunci : Hutan Kemasyarakatan, Kesejahteraan Masyarakat, Perhutanan Sosial, Evaluasi Program, Desa Lerepako