Analisis Struktur, Perilaku, dan Kinerja Industri Media Penyiaran Indonesia: Studi Kasus Lima Perusahaan Televisi Terbuka Periode 2016-2023
Diva Aprillia Simanjuntak, Poppy Ismalina, M.Ec.Dev., Ph.D.
2025 | Skripsi | ILMU EKONOMI
Media penyiaran merupakan salah satu instrumen yang digunakan untuk menyebarkan informasi dan membentuk opini publik. Salah satu media penyiaran terbesar di Indonesia adalah televisi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan analisis secara menyeluruh mengenai paradigma struktur, perilaku, dan kinerja (SCP) dalam industri media penyiaran, khususnya pada perusahaan pertelevisian terbuka Indonesia pada periode 2016-2023. Penelitian ini menggunakan data laporan tahunan dari lima perusahaan pertelevisian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode penelitian. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Secara khusus, analisis perilaku industri akan dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif akan digunakan untuk melakukan analisis berdasarkan kerangka teori struktur, kinerja, dan perilaku (SCP). Penelitian ini menggunakan variabel dependen untuk menganalisis kinerja industri dalam hal profitabilitas melalui indikator return on asset (ROA) dan net profit margin (NPM). Variabel independen dalam penelitian ini menggunakan biaya promosi atau periklanan dan biaya program dan penyiaran sebagai indikator pengukuran perilaku dan menggunakan variabel pangsa pasar dan pendapatan perusahaan sebagai indikator pengukuran struktur industri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pendapatan perusahaan memiliki hubungan yang positif dan memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap kedua indikator profitabilitas. Biaya program dan penyiaran juga memiliki hubungan yang signifikan terhadap kedua indikator profitabilitas, namun memiliki hubungan yang negatif. Sedangkan untuk biaya promosi atau periklanan dan pangsa pasar tidak memiliki hubungan yang signifikan.
Broadcast media is one of the instruments used to disseminate information and shape public opinion. One of the largest forms of broadcasting media in Indonesia is television. This study aims to provide a comprehensive analysis of the paradigm of structure, behavior, and performance (SCP) in the broadcast media industry, especially in Indonesian public television companies in the period 2016-2023. This study uses annual report data from five television companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the study period. The analysis method used in this study combines quantitative and qualitative approaches. Specifically, the analysis of industry behavior will be carried out using a qualitative approach and a quantitative approach will be used to conduct an analysis based on the theoretical framework of structure, performance, and behavior (SCP). This study uses dependent variables to analyze industry performance in terms of profitability through return on assets (ROA) and net profit margin (NPM) indicators. The independent variables in this study use advertising costs also program and broadcasting costs as indicators of conduct measurement and use market share and company revenue variables as indicators of industry structure measurement. The results of this study indicate that the company's revenue variable has a positive relationship and has a statistically significant effect on both profitability indicators. Program and broadcasting costs also have a significant relationship to both profitability indicators, but have a negative relationship. While for promotion or advertising costs and market share do not have a significant relationship.
Kata Kunci : Industri penyiaran, Televisi, Struktur, Perilaku, Kinerja, Profitabilitas