Laporkan Masalah

Pengaruh Faktor LIngkungan terhadap Aktivitas dan Panjang Jelajah Harian Owa Jawa (Hylobates moloch Audebert 1798) di Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Atalya Veranu Rufikasari, Denni Susanto, S.Hut., M.Sc., Ph.D.

2025 | Tugas Akhir | D4 PENGELOLAAN HUTAN

Owa jawa (Hylobates moloch) merupakan primata endemik pulau Jawa yang dilindungi karena adanya ancaman kerusakan habitat. Salah satu habitatnya berada di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yang sebagian kawasannya mengalami fragmentasi, sehingga berisiko terhadap penurunan populasi dan perubahan ekologi owa jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor lingkungan berupa kerapatan kanopi, potensi ketersediaan pakan, dan suhu udara terhadap aktivitas dan panjang jelajah harian owa jawa di TNGHS. Data dikumpulkan pada bulan September-November 2024 melalui pemodelan Forest Canopy Density (FCD) (dominan dengan kanopi berkerapatan tinggi: 71%), observasi ketersediaan pakan (85 spesies tumbuhan dari 40 famili), dan pengukuran suhu udara (17,10-27,95oC). Pengamatan aktivitas menerapkan metode scan sampling (8,3 jam/hari) pada tiga kelompok owa jawa yang telah dihabituasi oleh tim Yayasan KIARA. Proporsi aktivitas harian didominasi oleh istirahat (51,01-56,77%), diikuti makan, bergerak, dan sosial. Panjang jelajah harian tertinggi pada bulan Oktober (2250,90 m) dan terendah pada November (1877,17 m).

Hasil analisis pengaruh menunjukkan ketersediaan pakan sebagai faktor paling krusial yang secara positif memengaruhi aktivitas istirahat (P = 0.00653), bergerak (P = 7.07e-07), sosial (P = 0.00188) serta panjang jelajah harian (P = 1.76e-11). Suhu udara berpengaruh negatif terhadap aktivitas bergerak (P = 0.00806), tetapi positif terhadap aktivitas makan (P = 0.00197). Kerapatan kanopi berpengaruh negatif terhadap aktivitas istirahat (P = 0.01470) dan sosial (P = 0.04957). Temuan ini menyoroti pentingnya manajemen habitat yang mempertahankan keragaman pakan dan zona termal optimal untuk mendukung konservasi owa jawa. Terutama di wilayah TNGHS sebagai salah satu habitat terbaik bagi owa jawa.


The Javan gibbon (Hylobates moloch) is an endemic primate from Java Island that is protected due to the threat of habitat destruction. One of the habitats is located at Gunung Halimun Salak National Park (GHNSP), which is currently experiencing fragmentation, posing a risk to the population and ecology of Javan gibbons. This research aims to analyze the influence of environmental factors such as canopy density, potential food availability, and air temperature on the activity and daily path length (DPL) of Javan gibbons at GHNSP. Data was collected from September-November 2024 through Forest Canopy Density (FCD) modelling (dominant high-density canopy: 71%), food availability observation (85 plant species from 40 families), and measurement of air temperature (17,10–27,95°C). The activity observation employed a scan sampling method (8,3 hours/day) on three groups of Javan gibbons that were habituated by Yayasan KIARA teams. The activity proportion is dominated by resting (51,01–56,77%), followed by feeding, moving, and socializing. The highest daily path length was recorded in October (2250,90 m), while the lowest was in November (1877,17 m). 

The analysis results show food availability as the most crucial factor positively influencing resting (P = 0.00653), moving (P = 7.07e-07), socializing activity (P = 0.00188), and daily path length (P = 1.76e-11). Air temperature negatively influences moving activity (P = 0.00806), but positively impacts on feeding activity (P = 0.00197). Canopy density negatively influences resting (P = 0.01470) and socializing activity (P = 0.04957). This finding highlights the importance of habitat management in maintaining food diversity and optimal thermal zones for supporting Javan gibbon conservation. Especially in the GHNSP area as one of the best habitats for Javan gibbons.

Kata Kunci : Owa jawa, kualitas habitat, adaptasi perilaku, ketersediaan sumber daya

  1. D4-2025-474256-abstract.pdf  
  2. D4-2025-474256-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-474256-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-474256-title.pdf