Laporkan Masalah

Mobil dan Perubahan Gaya Hidup di Jawa, 1894-1930

Mahathelge Ahmad Supriyanto, Dr. Yulianti, B.A., M.A.

2025 | Tesis | S2 Sejarah

Tesis ini mendiskusikan tentang kapan mobil pertama hadir di Jawa. Kemudian, bagaimana perkembangan komoditas mobil. Selanjutnya, apa saja pengaruh yang diberikan dari hadirnya teknologi baru ini.

Dalam penyusunannya, tesis ini menggunakan metode sejarah. Sumber utama dalam tesis ini adalah buku langka berjudul “krèta sètan (de duivelswagen), Autopioniers van Insulinde”, surat kabar, majalah otomotif, arsip pemerintah kolonial, laporan perusahaan swasta, dan foto yang dianggap relevan dalam penelitian ini.

Hasil penelitian ini menunjukan jika terdapat berbagai macam pengaruh yang diberikan oleh teknologi mobil. Pasca hadirnya mobil pertama dan beberapa mobil lainnya, terdapat perubahan komoditas usaha pada perusahaan importir, persaingan antara mobil dengan bahan bakar yang berbeda, munculnya regulasi terkait mobil dan pekerjaan baru yaitu sopir dan mekanik. Kemudian, persaingan antara produsen mobil Eropa dan Amerika memunculkan kelas elite atas dan menengah. Perkembangan mobil berdampak pada adanya komunitas mobil dengan berbagai macam kegiatan. Hal tersebut kemudian berpengaruh terhadap adanya perubahan gaya hidup kalangan elite (atas dan menenah). Terakhir, merek Amerika dengan harga murah memunculkan sektor industri baru yakni taksi. Selain itu, terdapat pengaruh buruk dari mobil di Jawa, yakni sifat arogan kalangan elite dan sifat lalai dalam bekerja dari golongan bawah yang menyebabkan angka kecelakaan cukup tinggi dalam hal transportasi darat

This thesis explores the introduction of the first automobile in Java and traces the development of cars as a commodity. It also examines the various influences brought about by the arrival of this new technology.

The research employs historical methods, utilizing primary sources such as rare books—including Krèta Sètan (De Duivelswagen), Autopioniers van Insulinde—as well as newspapers, automotive magazines, colonial government archives, private company reports, and photographs deemed relevant to the study.

The findings reveal that the introduction of car technology brought multiple impacts. Following the arrival of the first automobile and subsequent models, significant changes occurred in the business landscape, particularly among import companies. These included competition between cars using different types of fuel, the creation of regulations related to automobiles, and the emergence of new professions such as drivers and mechanics. Moreover, rivalry between European and American car manufacturers contributed to the formation of upper- and middle-class elites. The growth of automobile culture also led to the rise of car communities engaged in various activities, influencing elite lifestyle patterns. Ultimately, the affordability of American car brands spurred the development of a new industrial sector—taxis. On the negative side, the presence of cars in Java contributed to the rise of elitist arrogance and carelessness among lower-class workers, both of which were linked to a high rate of land transport accidents.

Kata Kunci : Mobil,Perubahan Gaya Hidup,Jawa,Transportasi.Modernisasi,Elite

  1. S2-2025-491027-abstract.pdf  
  2. S2-2025-491027-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-491027-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-491027-title.pdf