Identifikasi Peluang Pengembangan Layanan Jaminan Kesehatan Nasional Berdasarkan Ulasan Google Maps Pada Kantor BPJS Kesehatan
Larasati Kinanti, Ir. Subagyo, Ph.D., IPU., ASEAN Eng
2025 | Skripsi | TEKNIK INDUSTRI
Program Jaminan
Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan memiliki cakupan
yang luas namun menghadapi tantangan keberlanjutan akibat tekanan keuangan dan
ketidakaktifan sebagian peserta. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi peluang pengembangan layanan BPJS Kesehatan secara strategis
berdasarkan opini peserta yang terekam dalam ulasan Google Maps.
Metode yang diterapkan
melibatkan analisis topik (topic modeling) dengan algoritma Latent
Dirichlet Allocation (LDA) untuk mengidentifikasi atribut layanan yang
penting, serta analisis sentimen (sentiment analysis) menggunakan
algoritma VADER untuk mengukur tingkat kepuasan peserta. Penelitian dilakukan
terhadap 50.084 ulasan dari wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa
Yogyakarta.
Hasil penelitian
mengidentifikasi 13 atribut utama layanan, seperti Kenyamanan Layanan,
Manajemen Antrean, dan Prosedur Pelayanan. Skor peluang dihitung dengan
pendekatan Outcome-Driven Innovation, yang menunjukkan bahwa atribut
“Kenyamanan Layanan” merupakan prioritas utama pengembangan karena memiliki
tingkat kepentingan tinggi namun kepuasan yang rendah. Temuan ini menunjukkan
bahwa ulasan digital dapat menjadi sumber data strategis dalam merancang
peningkatan layanan kesehatan publik secara lebih responsif dan efisien.
The National Health
Insurance (JKN) program, managed by BPJS Kesehatan, offers extensive coverage
but faces sustainability challenges due to financial pressures and the
inactivity of certain participants. This study aims to strategically identify
service development opportunities for BPJS Kesehatan based on participant
feedback captured through Google Maps reviews.
The methodology
applied includes topic modeling using the Latent Dirichlet Allocation (LDA)
algorithm to identify significant service attributes and sentiment analysis
using the VADER algorithm to assess participant satisfaction. A total of 50,084
reviews from the Central Java and Yogyakarta regions were analyzed.
The results
identified 13 primary service attributes, including Service Comfort, Queue
Management, and Service Procedures. Opportunity scores were calculated using
the Outcome-Driven Innovation framework, indicating that the “Service Comfort”
attribute is the top development priority due to its high importance but low
satisfaction. These findings suggest that digital reviews can serve as a
strategic data source for designing more responsive and efficient improvements
in public healthcare services.
Kata Kunci : BPJS Kesehatan, Ulasan Online, Opportunity Algorithm, Topic Modeling, Sentiment Analysis, Pengembangan Layanan