Laporkan Masalah

Hubungan Sikap Kerja dengan Keluhan Low Back Pain pada Pekerja Pabrik Kerajinan Kulit PT. Mandiri Jogja Internasional

BERNIKA AYU PUTRI, Arifin Triyanto, S.Kep. Ns., M.Kep., Sp.Kep.MB.; Sutono, S.Kp., M.Sc., M.Kep

2025 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Low Back Pain merupakan masalah kesehatan umum berupa rasa tidak nyaman atau nyeri pada area punggung bawah. Low back pain sering dialami pekerja yang mempertahankan sikap kerja statis dan tidak sesuai penerapan prinsip ergonomis dalam waktu lama. Pabrik kerajinan kulit PT. Mandiri Jogja Internasional memiliki pekerja produksi yang terbagi dalam tiga sub divisi: Preparation; Assembly; dan Finishing, dengan sikap kerja bervariasi seperti sikap kerja duduk, berdiri, dan membungkuk, yang diterapkan dalam durasi tertentu. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara sikap kerja dan keluhan low back pain pada pekerja pabrik kerajinan kulit di PT. Mandiri Jogja Internasional.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara sikap kerja dengan keluhan low back pain pada pekerja produksi kerajinan kulit PT. Mandiri Jogja Internasional.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode observasional analisis cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden 45 orang. Penilaian sikap kerja pada penelitian ini menggunakan instrumen OWAS (Ovako Working Analyze System) serta untuk penilaian keluhan low back pain menggunakan instrumen VAS (Visual Analog Scale). Uji statistik data penelitian dilakukan dengan uji statistik Kendall Tau.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran sikap kerja pekerja produksi mayoritas berada pada resiko sedang dan hasil gambaran keluhan low back pain menunjukkan bahwa pekerja produksi mengalami keluhan tingkat sedang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara sikap kerja dengan keluhan low back pain pada pekerja produksi kerajinan kulit dengan nilai p value <0>
Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara sikap kerja dengan keluhan low back pain pada pekerja produksi kerajinan kulit PT. Mandiri Jogja Internasional.

Background: Low back pain (LBP) is a common musculoskeletal complaint characterized by discomfort or pain in the lower back area. LBP frequently affects workers who maintain static working postures for extended periods, especially without following ergonomic principles. PT. Mandiri Jogja Internasional, a leathercraft manufacturing company, employs production workers across three subdivisions Preparation, Assembly, and Finishing each involving different working postures such as sitting, standing, and bending for prolonged durations. 

Objective: This study aimed to analyze the relationship between working posture and complaints of low back pain among production workers at PT. Mandiri Jogja Internasional.

Methods: This was a quantitative study with a cross-sectional design with total sampling involving 45 production workers. Working posture was assessed using the OWAS (Ovako Working Analyze System) instrument and LBP complaints were measured using the VAS (Visual Analog Scale) instrument. Data were analyzed using the Kendall’s Tau correlation test.

Results: The majority of workers were found to adopt moderate-risk postures, and most reported experiencing moderate levels of low back pain. Statistical analysis revealed a significant positive correlation between working posture and LBP complaints (p < 0>

Conclusion: There is a significant relationship between working posture and low back pain complaints among leather craft production workers at PT. Mandiri Jogja Internasional.

Kata Kunci : low back pain, pekerja kerajinan kulit, sikap kerja, leather craft workers, working posture

  1. S1-2025-461692-abstract.pdf  
  2. S1-2025-461692-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-461692-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-461692-title.pdf