Laporkan Masalah

EVALUASI AKTIVITAS MANUAL MATERIAL HANDLING PADA OPERATOR DUMPING MENGGUNAKAN METODE OCCUPATIONAL REPETITIVE ACTION (OCRA) INDEX (Studi Kasus: PT S)

Dwi Ulfa Nur Izzati , Ir. Rini Dharmastiti, M.Sc. Ph.D., IPM. ASEAN. Eng

2012 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Aktivitas Manual Material Handling (MMH) yang tidak tepat dapat menimbulkan permasalahan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Di proses dumping PT S terdapat aktivitas MMH yaitu menurunkan dan menuangkan bahan baku ke dalam mesin pengolahan. Aktivitas tersebut dilakukan berulang setiap shift dalam jumlah banyak. Perlu dilakukan evaluasi dan analisis lebih lanjut pada aktivitas tersebut, karena adanya keluhan sakit akibat kerja oleh operator. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan metode Occupational Repetitive Action (OCRA) index. Metode OCRA digunakan untuk mengevaluasi aktivitas kerja dengan pembebanan pada tubuh bagian atas, dan terdapat aktivitas berulang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas MMH pada pekerjaan di proses dumping PT S dengan menggunakan metode OCRA index. Objek yang diamati dalam penelitian ini adalah operator dumping berjumlah 5 orang yang mengerjakan 4 lini kerja yang terdiri dari 2 lini premix dan 2 lini sugar. Proses dumping yang diamati yaitu pada saat menuangkan bahan baku untuk susu A. Pada penelitian ini data yang diambil adalah keluhan dan karakteristik operator, video aktivitas kerja, jumlah dan berat bahan baku yang dikerjakan, data ukuran mesin kerja. Data-data tersebut kemudian dinilai dengan menggunakan metode OCRA index untuk selanjutnya dievaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi diberikan rekomendasi, dan dinilai kembali menggunakan metode OCRA index. Hasil observasi terhadap keluhan operator yaitu 100 % mengeluh sakit di punggung bagian bawah sampai seluruh kaki dan 60 % mengeluh sakit pada bahu. Penilaian OCRA index dengan bahan baku 28 lot/lini/shift adalah 3,68 dan 3,31 untuk bahan baku 22 lot/lini/shift yaitu berada pada level 4 dan 3 yang artinya perlu dilakukan perbaikan dan peninjauan ulang. Rekomendasi terdiri dari engineering control dan administrative control. Engineering control yang direkomendasikan adalah perubahan desain mesin, sedangkan administrative control terdiri dari penyediaan kursi, penentuan standar tinggi badan operator, aturan dan pengawasan pembagian kerja, rotasi kerja, training, aturan dan pengawasan penggunaan back support, dan fasilitas air minum di dekat tempat kerja. Engineering control kemudian dinilai kembali menggunakan OCRA index. OCRA index untuk masing-masing jumlah bahan baku menjadi 1,71 dan 1,54. Penilaian menunjukkan penurunan level resiko kerja pada operator yaitu level 2, artinya pekerjaan tersebut dapat diterima.

Kata Kunci : OCRA index, MMH, dumping, premix, s

  1. S1-FTK-2012-Dwi_Ulfa_Nur_Izzati-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2012-Dwi_Ulfa_Nur_Izzati-complete.pdf  
  3. S1-FTK-2012-Dwi_Ulfa_Nur_Izzati-title.pdf  
  4. S1-FTK-2012-Dwi_Ulfa_Nur_Izzatitableofcontent.pdf