Laporkan Masalah

ANALISIS ARSITEKTUR BANGUNAN CAGAR BUDAYA MAN 2 YOGYAKARTA: TINJAUAN TERHADAP PEMANFAATAN DAN PENGELOLAAN SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN

Anisah Azhar Asmara, Andi Putranto, S.S., M.Sc.

2025 | Skripsi | ARKEOLOGI

Bangunan MAN 2 Yogyakarta merupakan bangunan berstatus cagar budaya yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No. PM.89/PW.007/MKP/2011 dan Surat Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta No. 185/KEP/2011. Penetapan Bangunan Cagar Budaya disesuaikan dengan kriteria pada Pasal 5 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Bangunan yang ditetapkan sebagai cagar budaya terletak pada bangunan utama, yang memiliki ciri khas arsitektur Indis. MAN 2 Yogyakarta sebagai sekolah memiliki potensi untuk diteliti lebih lanjut untuk mengetahui nilai yang terkandung di dalamnya, namun belum ada penelitian dilakukan sebelumnya. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai penting yang terdapat pada Bangunan MAN 2 Yogyakarta yang menjadikannya sebagai cagar budaya dan strategi pelestarian untuk menjaga nilai penting tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, survei lanjutan, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. 

Hasil pengumpulan data dianalisis dan diinterpretasi sesuai data pendukung dari studi literatur untuk mendapatkan hasil dan kesimpulan. Olah data berpedoman pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010, rumusan teori para ahli, dan Pedoman Pemanfaatan Cagar Budaya Nasional dan Dunia. Hasil penelitian adalah analisis arsitektur bangunan yang menunjukan gaya arsitektur Indis, nilai sejarah, pendidikan, ilmu pengetahuan dan jati diri bangsa. Penelitian menegaskan pihak MAN 2 Yogyakarta masih mempertahankan keaslian bangunan dengan meminimalkan perubahan fisik yang dapat mengurangi nilai pentingnya. Rekomendasi strategi pelestarian diarahkan pada pendokumentasian elemen arsitektural, perawatan berkala, penguatan fungsi edukasi, serta kolaborasi pengelolaan antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat. Kesimpulan dapat digunakan sebagai acuan penelitian selanjutnya dan oleh pihak sekolah dalam menetapkan kebijakan pelestarian.


Kata kunci: Nilai Penting, Arsitektur, MAN 2 Yogyakarta, Pelestarian Bangunan?


The MAN 2 Yogyakarta building is a designated cultural heritage building, as determined by the Regulation of the Minister of Culture and Tourism No. PM.89/PW.007/MKP/2011 and the Decree of the Governor of the Special Region of Yogyakarta No. 185/KEP/2011. The designation of a Cultural Heritage Building complies with the criteria set forth in Article 5 of Law Number 11 of 2010 concerning Cultural Heritage. The main building, designated as a cultural heritage building, exhibits distinctive Indies architectural features. MAN 2 Yogyakarta, as a school, has the potential for further research to determine its inherent values, but no such research has been conducted previously. Based on these issues, this study aims to examine the significant values inherent in the MAN 2 Yogyakarta building that make it a cultural heritage building and the preservation strategies to maintain these values. Data collection was conducted through observation, follow-up surveys, interviews, documentation, and literature review.

The data collection results were analyzed and interpreted based on supporting data from the literature review to obtain conclusions. Data processing is guided by Law Number 11 of 2010, expert theories, and Guidelines for the Utilization of National and World Cultural Heritage. The results of the study are an analysis of the building's architecture that shows the Indies architectural style, historical value, education, science, and national identity. The study confirms that MAN 2 Yogyakarta still maintains the authenticity of the building by minimizing physical changes that can reduce its importance. Recommendations for preservation strategies are directed at documenting architectural elements, regular maintenance, strengthening educational functions, and collaborative management between schools, government, and the community. The conclusions can be used as a reference for further research and by the school in determining preservation policies.


Keywords: Significant Values, Architecture, MAN 2 Yogyakarta, Building Preservation 


Kata Kunci : Nilai Penting, Arsitektur, MAN 2 Yogyakarta, Pelestarian Bangunan

  1. S1-2025-482621-abstract.pdf  
  2. S1-2025-482621-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-482621-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-482621-title.pdf