Laporkan Masalah

PENGEMBANGAN MODEL HARGA UNTUK INDUSTRI FASHION RETAILER DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN REVENUE MANAGEMENT DAN GAME THEORY

Alina Hasna Rasyanti, Prof. Ir. Nur Aini Masruroh, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng

2012 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Fashion merupakan jenis produk yang tergolong perishable atau tidak tahan lama akibat perubahan trend mode yang cenderung cepat sekali terjadi sehingga menyebabkan fluktuasi penilaian konsumen seiring berjalannya waktu. Untuk mengatasi sifat produk yang tidak tahan lama tersebut, pihak retailer seringkali memberikan harga diskon agar inventori barang dapat terjual sebelum selling season berakhir. Pemberian harga diskon ini rupanya menyebabkan munculnya konsumen tipe strategic, yaitu tipe konsumen yang berusaha mengoptimalkan perilaku pembelian sebagai respon dari strategi harga yang diberikan perusahaan. Perilaku dari konsumen strategic tersebut dapat menimbulkan persaingan tersendiri bagi pihak retailer. Pemodelan dengan dynamic pricing dalam konteks revenue management (RM) yang melibatkan perilaku konsumen strategic pada umumnya terhitung kompleks dan kurang aplikatif khususnya di Indonesia karena membutuhkan data yang sifatnya dirahasiakan perusahaan. Oleh karena itu penelitian ini berusaha mengembangkan model umum yang sifatnya lebih parsimoni merujuk pada Talluri dan van Ryzin (2004) dan Azmi (2011) namun dengan melibatkan perilaku konsumen strategic. Model dibangun dalam dua kondisi, yaitu monopoli tanpa memperhitungkan valuation dari konsumen serta two-persons game yang melibatkan valuation dari konsumen sebagai pesaing. Tahapan pengembangan model meliputi pengembangan model permintaan secara deterministik maupun stokastik, model pendapatan, dan model harga yang dibentuk dari fungsi reaksi terbaik. Titik ekuilibrium yang tercapai pada konteks two-persons game menggambarkan kondisi kesetimbangan dalam persaingan antara retailer dengan konsumen strategic. Dari beberapa tahapan pengembangan model tersebut kemudian didapatkan hasil bahwa model yang paling representatif menggambarkan sistem aktual adalah model two-persons game stokastik. Model tersebut mampu digeneralisasi untuk produk-produk yang terlibat dalam perhitungan, mudah digunakan, dan tidak perlu mempertimbangkan komposisi perbandingan konsumen myopic dan strategic di dalam sistem. Titik ekuilibrium yang didapatkan dari perhitungan bersifat unik karena hanya ada satu nilai untuk setiap permainan (game).

Kata Kunci : perishable, fashion retailer, revenue management, konsumen strategic

  1. S1-FTK-2012-Alina_Hasna_Rasyanti-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2012-Alina_Hasna_Rasyanti-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2012-Alina_Hasna_Rasyanti-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2012-Alina_Hasna_Rasyanti-title.pdf