Laporkan Masalah

An Analysis of Code-Switching Found in @WorldofTavi's Instagram Captions

Irmanon Riandina, Erlin Estiana Yuanti, S.S., M.A

2025 | Tugas Akhir | D4 BAHASA INGGRIS

Penelitian ini membahas fenomena alih kode dalam strategi pemasaran digital yang 

dilakukan melalui platform Instagram oleh merek kecantikan lokal Indonesia, @WorldofTavi. 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis dan fungsi alih kode yang 

digunakan dalam caption Instagram brand Tavi. Penelitian ini menggunakan pendekatan 

kualitatif deskriptif menggunakan teori Poplack (2004) untuk mengklasifikasikan jenis-jenis 

alih kode, serta teori Appel dan Muysken (2006) untuk menganalisis fungsi alih kode. Hasil 

penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis alih kode, yaitu inter-sentential, intra

sentential, dan alih tag. Jenis yang paling dominan adalah intra-sentensial (75%), diikuti oleh 

inter-sentensial (22,2%) dan alih tag (2,8%). Sementara itu, fungsi alih kode yang paling 

dominan adalah fungsi referensial (36,1%). Penerapan strategi linguistik ini dapat 

berkontribusi untuk tujuan komunikasi dalam pemasaran digital, mulai dari memberikan 

informasi (referensial), memberikan instruksi (direktif), mengekspresikan emosi (ekspresif), 

membangun keterlibatan dan interaksi audiens (fatis), menjelaskan dan mempertegas sesuatu 

tentang bahasa yang digunakan (metalinguistik), dan tujuan hiburan (puitis). Penggunaan alih 

kode dalam caption Instagram ini menunjukkan bahwa strategi linguistik dapat memperkuat 

efektivitas komunikasi merek dengan audiens, terutama dalam konteks pemasaran digital di 

lingkungan bilingual dan multilingual. 

This research discusses the phenomenon of code-switching in digital marketing 

strategies carried out through the Instagram platform by a local Indonesian beauty brand, 

@WorldofTavi. The purpose of this study is to identify the types and functions of code

switching used in the Tavi’s Instagram captions. This research uses a descriptive qualitative 

approach with Poplack's (2004) theory to classify the types of code-switching, and Appel and 

Muysken's (2006) theory to analyze the functions of code-switching. The results show that 

there are three types of code-switching, namely inter-sentential, intra-sentential, and tag 

switching. The most dominant type is intra-sentential (75%), followed by inter-sentential 

(22.2%) and tag switching (2.8%). Meanwhile, the most dominant code-switching function is 

referential (36.1%). The application of these linguistic strategies can contribute to 

communication purposes in digital marketing, from providing information (referential), 

giving instructions (directive), expressing emotions (expressive), building audience 

engagement and interaction (phatic), explaining and reinforce something about the language 

they are using (metalinguistic) (metalinguistic), and entertainment purposes (poetic). The use 

of code-switching in these Instagram captions shows that linguistic strategies can strengthen 

the effectiveness of brand communication with audiences, especially in the context of digital 

marketing in bilingual and multilingual environments. 

Kata Kunci : beauty brand, code-switching, instagram caption

  1. D4-2025-479448-abstract.pdf  
  2. D4-2025-479448-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-479448-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-479448-title.pdf