Perubahan Media dan Konteks dalam Sabtu Bersama Bapak: Teori Adaptasi Linda Hutcheon
Putri Diah Syafitri, Dr. Cahyaningrum Dewojati, S.S., M. Hum.
2025 | Skripsi | S1 SASTRA INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pada media dan
konteks dalam pengadaptasian novel Sabtu Bersama Bapak (2014) karya
Adhitya Mulya menjadi film dengan judul yang sama karya sutradara Monty Tiwa
pada tahun 2016. Novel ini menceritakan peran tokoh Bapak terhadap nilai yang
dianut dan keputusan yang dilakukan oleh keluarganya. Bapak yang harus
meninggalkan keluarga karena penyakit merekam video yang berisi pesan untuk
keluarganya untuk dilihat setiap hari Sabtu. Sabtu Bersama Bapak
merupakan karya adaptasi yang mendapat banyak penghargaan pada tahun 2016 dan
sudah banyak dikaji berdasarkan berbagai sudut pandang. Penelitian ini mengkaji
karya adaptasi tersebut menggunakan sudut pandang yang belum pernah dikaji
dalam karya.
Dalam penelitian ini, analisis mengenai perubahan media dan konteks
tersebut dilakukan dengan teori adaptasi Linda Hutcheon untuk mengetahui
bagaimana karya diadaptasi dengan mempertahankan unsur dalam novel, maupun
menciptakan kebaruan dan perubahan, sehingga karya tersebut memiliki makna baru
dan menjadi karya baru dengan ciri khas tersendiri. Penelitian ini menggunakan
teknik simak, baca, dan catat untuk mengumpulkan satuan sekuen dan adegan sebagai
data utama dalam penelitian.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perubahan pada media
mengimplikasi perubahan pada model keterlibatan, yakni elemen formal telling
mode (model bercerita) menjadi showing mode (model pertunjukan), sehingga
mengubah struktur cerita yang meliputi alur, penokohan, latar, dan tema. Alur
dalam pengadaptasian menciptakan 33 adegan baru dalam film. Penokohan juga
mengalami penciptaan tokoh baru film dan penghapusan tokoh dalam novel. Latar
tempat dan waktu mengalami minimalisasi dalam film dan mengubah latar tempat
mancanegara. Tema utama dalam novel adalah peran ayah dalam keluarga, tetapi
proses adaptasi menambah tema konflik rumah tangga dalam film. Konteks dalam
pengadaptasian juga mengalami kebaruan karena upaya untuk mengindigenisasi
cerita. Indigenisasi adalah upaya menyesuaikan karya adaptasi agar dapat
diterima oleh masyarakat pada budaya tertentu. Indigenisasi menyebabkan
perubahan latar tempat dari Denmark menjadi Prancis. Selain itu, indigenisasi
juga menyebabkan penambahan ideologi kesetaraan dan maskulinitas pada film. Upaya
tersebut membuat karya adaptasi memiliki makna baru, sehingga menciptakan
penyesuaian pada konteks baru dalam karya adaptasi.
This study aims to
analyze changes in the media and context in the adaptation of the novel Sabtu
Bersama Bapak (2014) by Adhitya Mulya into a film of the same title by
director Monty Tiwa in 2016. This novel tells the role of the character in the
values embraced and the decisions made by his family. The father, who had to
leave his family due to illness, recorded a video containing a message for his
family to see every Saturday. Sabtu Bersama Bapak is an adaptation work
that received many awards in 2016 and has been widely studied from various
perspectives. This study examines the adaptation work using a perspective that
has never been studied in the work.
In this study, the
analysis of changes in media and context was carried out with Linda Hutcheon's
adaptation theory to find out how the work is adapted by maintaining elements
in the novel, as well as creating novelty and change, so that the work has a new
meaning and becomes a new work with its own characteristics. This study uses
listening, reading, and recording techniques to collect sequence units and
scenes as the main data in the research.
The results of
this study show that changes in the media imply changes in the modes of
engagement, namely the formal elements of the telling modes to the showing modes,
thereby changing the structure of the story which includes plot,
characterization, setting, and theme. The plot in the adaptation creates 33 new
scenes in the film. The characterization also experienced the creation of new
film characters and the elimination of characters in the novel. The setting of
the place and time is minimized in the film and changes the setting of a
foreign place. The main theme in the novel is the role of the father in the
family, but the adaptation process adds to the theme of domestic conflict in
the film. The context in the adaptation has also experienced novelty due to
efforts to indigenize the story. Indigenization is an effort to adjust
adaptation works so that they can be accepted by the community in a certain
culture. Indigenization led to a change in the setting from Denmark to France.
In addition, indigenization also led to the addition of the ideology of
equality and masculinity to the film. These efforts make adaptation works have
a new meaning, thus creating adjustments to new contexts in adaptation works.
Kata Kunci : adaptasi, media, konteks, indigenisasi, Linda Hutcheon