Laporkan Masalah

Pemanfaatan teknik Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk penentuan prioritas pengembangan jalur hijau pada sebagian ruas jalan di kota Yogyakarta

Joko Apriyanto, Drs. R. Suharyadi, M.Sc.; Barandi Sapta Widartono, S.Si.

2003 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui manfaat teknik penginderaan jauh untuk identifikasi jalan dan inventarisasi jalur hijau dalam penentuan prioritas pengembangan jalur hijau, (2) menentukan prioritas pengembangan jalur hijau menggunakan teknik penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG). Penelitian ini menggunakan orthophoto (skala 1: 2.500 tahun 1996), dan citra Ikonos (resolusi I meter, tahun 2000) sebagai data utama. Data tersebut dilengkapi dengan peta Rupabumi Indonesia, data lapangan, dan data sekunder lainnya. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah kerimbunan jalur hijau, tingkat kenyamanan dan lalulintas harian rerata. Melalui interpretasi orthophoto diperoleh data ruas jalan dengan bentuk poligon yang merupakan satuan pemetaan utama dalam penelitian ini. Data kerimbunan diperoleh dari luasan jalur hijau pada ruas jalan yang dihasilkan dari interpretasi citra Ikonos. Data tingkat kenyamanan berdasarkan temperature humidity index (THI) hasil perhitungan data lapangan pengukuran suhu dan kelembaban udara. Data lalulintas harian rerata (LHR) dihasilkan dari jumlah kendaraan bermotor yang melewati suatu ruas jalan dan dalam waktu tertentu. Data tersebut kemudian diolah dengan sistem informasi geografis (SIG). Interpretasi data penginderaan jauh yang dilakukan menunjukkan ketelitian 92%. Hasil tersebut merupakan perbandingan antara keberadaan jalur hijau hasil interpretasi citra ikonos dengan keberadaan sebenarnya di lapangan. Dengan hasil tersebut berarti data yang ada layak digunakan dan dapat dilakukan analisa lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan prioritas pengembangan jalur hijau pada ruas jalan di Kota Yogyakarta. Terdapat 9 ruas jalan dengan prioritas I, yaitu pada Jalan Brigjen. Katamso, HOS. Cokroaminoto, Kyai Mojo, Laksda. Adi Sucipto, Magelang, Mayor Suryotomo, Pangeran Diponegoro, Parangtritis dan RE. Martadinata. Ruas jalan dengan kualifikasi prioritas II terdapat pada 16 ruas jalan, yaitu Jalan Abu Bakar Ali, Bantul, C. Simanjuntak, dr. Sutomo, Jend. Sudirman Barat, KH. Ahmad Dahlan, KH. Wakhid Hasyim, Kusumanegara, Letjen. Suprapto, Mataram, Mayjen. Sutoyo, Ngeksigondo, Prof. Dr. Herman Yohannes, Tamansiswa, Tentara Pelajar dan Urip Sumoharjo. Klasifikasi prioritas III terdapat pada 6 ruas jalan, yaitu Jalan dr. Wahidin Sudirohusodo, Gejayan, Imogiri, IPDA Tut Harsono, Jend. Sudirman Timur dan Sultan Agung.

-

Kata Kunci : Pengembangan jalur hijau,Teknik Penginderaan Jauh,Sistem informasi geografis,Kota Yogyakarta,DIY

  1. S1-2003-105771-Abstract.pdf  
  2. S1-2003-105771-Blibliography.pdf  
  3. S1-2003-105771-TableofContent.pdf  
  4. S1-2003-105771-Title.pdf