Karakteristik Korban Kecelakaan Lalu Lintas yang Mengalami Kematian di RSUP Dr. Sardjito Periode Tahun 2020-2022
Diva Khairunnisa Zulfa, Dr. dr. Beta Ahlam Gizela, DFM, Sp. FM Subsp. FK(K); dr. Dian Prasetyo Wibisono, M.Sc., Sp. BS(K); Bayu Satria Wiratama, MPH, Ph.D, FRSPH
2025 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER
Latar Belakang: Kecelakaan lalu lintas dapat mengakibatkan kerugian material, kecacatan, bahkan kematian. Menurut perkiraan WHO, insiden kecelakaan lalu lintas dapat menjadi penyebab kematian peringkat ketujuh secara global pada tahun 2030 jika tidak segera ditangani dengan baik. Faktor risiko kematian akibat kecelakaan lalu lintas seperti usia, jenis kelamin, jenis kendaraan, peran pengguna jalan, jenis cedera, dan lokasi cedera memiliki peran yang penting dalam menentukan risiko kematian dan penanganan pada korban untuk mengurangi angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara karakteristik usia, jenis kelamin, jenis kendaraan dan peran pengguna jalan terhadap jenis cedera dan lokasi cedera pada korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami kematian di RSUP Dr. Sardjito periode tahun 2020–2022. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia dalam waktu kurang dari 30 hari, dengan diagnosis utama berdasarkan kode S00-S99 menurut ICD-10, dan menggunakan transportasi darat. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Data yang digunakan berasal dari data rekam medis di RSUP Dr. Sardjito selama periode tahun 2020–2022. Analisa data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil: Jumlah kematian korban kecelakaan lalu lintas di RSUP Dr. Sardjito meningkat pada periode tahun 2020–2022. Mayoritas korban berusia 18–59 tahun sebanyak 62 orang (57,4%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 79 orang (73,1%), jenis kendaraan bermotor sebanyak 85 orang (78,7%), peran pengguna jalan sebagai pengemudi sebanyak 82 orang (75,9%), jenis cedera akibat kekerasan tumpul sebanyak 71 orang (65,7%), dan lokasi cedera pada tubuh bagian atas sebanyak 66 orang (61,1%). Berdasarkan hasil analisis regresi logistik biner, ditemukan bahwa peran pengguna jalan menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan lokasi cedera (p = 0,030; OR = 14,502). Kesimpulan: Tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara karakteristik dengan jenis dan lokasi cedera pada korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami kematian pada RSUP Dr. Sardjito periode tahun 2020–2022. Namun, ditemukan pengaruh yang signifikan antara peran pengguna jalan dengan lokasi cedera.
Background: Traffic accidents can lead to material losses, disability, and even death. According to WHO estimates, traffic accidents can cause the seventh-highest cause of death globally in 2030 if not handled properly. Risk factors for death due to traffic accidents such as age, sex, type of vehicle, role of road users, type of injury and location of injury play an important role in determining the risk of fatality injury and guide appropriate intervention to reduce the death rate from traffic accidents. Objective:This study aims to analyze the differences between the characteristics of age, sex, type of vehicle, and role of road users to the type of injury and location of injury in traffic accident victims who died at RSUP Dr. Sardjito during the 2020-2022 period. Method: This study uses an analytical method with a cross-sectional approach. The sample in this study were victims of traffic accidents who died within less than 30 days, with a primary diagnosis based on the S00-S99 code according to ICD-10, and using land transportation. The sampling technique was total sampling. The data were obtained from medical records at RSUP Dr. Sardjito during the 2020-2022 period. Data analysis was performed using the Chi-square test. Result: The number of traffic accident deaths at RSUP Dr. Sardjito increased during the 2020-2022 period. The majority of victims were aged 18-59 years (62 people / 57,4%), male (79 people / 73,1%), the type of vehicle is motorized vehicle (85 people / 78,7%), the role of road users as drivers (82 people / 75,9%), type of injury due to blunt force trauma (71 people / 65,7%) and location of the injury on the upper body (66 people / 61,1%). Based on the results of the binary logistic regression analysis, it was found that the role of road users showed a significant influence on the location of injury (p = 0,030; OR = 14,502). Conclusion: No significant relation was found between characteristics to the type of injury and location of injury in traffic accident victims who died at RSUP Dr. Sardjito during the 2020–2022 period. However, a significant influence was found between the role of road users and the location of the injury.
Kata Kunci : korban kecelakaan, korban meninggal, karakteristik korban, jenis cedera, lokasi cedera