Laporkan Masalah

PENCANTUMAN KLAUSULA PEMBATALAN SEPIHAK DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI UNIT KONDOTEL DITINJAU DARI ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK (STUDI KASUS JUAL-BELI UNIT KONDOTEL PULLMAN DI BALI)

Fidela Alisha Justine, Dr. Taufiq El Rahman, S.H., M.Hum.

2025 | Skripsi | ILMU HUKUM

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis keabsahan pencantuman klausula pembatalan sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 dan 1267 KUH Perdata dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Unit Kondotel Pullman di Bali ditinjau dari Pasal1320 KUH Perdata dan dari Asas Kebebasan Berkontrak serta untuk mengetahui sejauh mana pengaturan pelindungan hukum bagi pembeli dalam PPJB tersebut.

Penelitian ini merupakan penelitian normatif-empiris yang memperoleh data melalui penelitian lapangan dengan wawancara responden dan penelitian kepustakaan dengan meneliti bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Data yang telah diperoleh melalui wawancara dan studi pustaka dianalisis oleh penulis dengan pendekatan kualitatif sehingga menghasilkan penelitian deskriptif.

Penelitian ini memperoleh hasil bahwa pencantuman klausula pembatalan sepihak dalam PPJB Unit Kondotel Pullman di Bali yang mengesampingkan Pasal 1266 dan 1267 KUH Perdata adalah batal demi hukum karena tidak memenuhi syarat kausa yang halal dalam Pasal 1320 KUH Perdata dan pencantuman klausula pembatalan sepihak tersebut tidak sejalan dengan batasan-batasan asas kebebasan berkontrak. Lebih lanjut, PPJB tersebut pada dasarnya tidak memberikan pelindungan hukum yang memadai sehingga tidak terwujudnya nilai keadilan, kepastian, dan kemanfaatan hukum.

Kata Kunci: Pembatalan Perjanjian, Pengesampingan Pasal 1266 dan 1267 KUH Perdata, Pelindungan Hukum

This study aims to determine and analyze the validity of the inclusion of a unilateral cancellation clause by overriding Articles 1266 and 1267 of the Civil Code in the Sale and Purchase Binding Agreement (PPJB) of the Pullman Condotel Unit in Bali in terms of Article 1320 of the Civil Code and the Principle of Freedom of Contract and to determine the extent of legal protection arrangements for buyers in the PPJB .

This research is a normative-empirical research that obtains data through field research by interviewing respondents and library research by examining primary, secondary, and tertiary legal materials. The data that has been obtained through interviews and literature studies is analyzed by the author with a qualitative approach to produce descriptive research.

This study found that the inclusion of a unilateral cancellation clause in the PPJB of the Pullman Condotel Unit in Bali, which overrides Articles 1266 and 1267 of the Civil Code, is null and void because it does not meet the requirements of a lawful cause in Article 1320 of the Civil Code and the inclusion of a unilateral cancellation clause is not in line with the limits of the principle of freedom of contract. Moreover, it does not provide adequate legal protection so that the values of justice, certainty, and legal expediency are not realized.

Keywords: Cancellation of Agreement, Waiver of Articles 1266 and 1267 of the Civil Code, Legal Protection

Kata Kunci : Pembatalan Perjanjian, Pengesampingan Pasal 1266 dan 1267 KUH Perdata, Pelindungan Hukum

  1. S1-2025-479932-abstract.pdf  
  2. S1-2025-479932-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-479932-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-479932-title.pdf