PENENTUAN SETTING RUANG KEMUDI YANG ERGONOMIS BAGI PENGEMUDI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE HUMANCAD
Parardya Satyasinggara, Ir. Rini Dharmastiti, M.Sc. Ph.D., IPM. ASEAN. Eng
2010 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIDesain ruang kemudi mobil saat ini telah memungkinkan pengemudi untuk menentukan setting yang cocok bagi individu masing-masing. Antropometri tubuh pengemudi (dalam hal ini, tinggi tubuh) yang berbeda-beda membutuhkan setting ruang kemudi yang berbeda-beda pula, namun umumnya pengemudi hanya memperkirakan setting seperti apa yang cocok bagi dirinya berdasarkan persepsi pribadi. Risiko fatal yang dapat terjadi karena pengemudi keliru dalam menentukan setting saat mengemudi adalah kecelakaan lalu lintas. Dalam penelitian ini, dilakukan pemodelan manusia Indonesia di ruang kemudi dengan menggunakan software HumanCAD untuk menentukan setting ruang kemudi yang ergonomis bagi pengemudi dengan tinggi tubuh tertentu. Penelitian dilakukan dengan mengambil 158 data sampel tinggi tubuh mahasiswa dan 115 data sampel tinggi tubuh mahasiswi Teknik Industri UGM, kemudian membuat model manusia laki-laki dan perempuan untuk tinggi tubuh persentil 5, 50 dan 95 dengan menggunakan software tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemudi dengan tinggi tubuh tertentu akan membutuhkan setting ruang kemudi (meliputi 3 macam dimensi) yang berbeda-beda, sesuai individu masing-masing. Perubahan rekomendasi ini berbanding lurus dengan perubahan tinggi tubuh pengemudi, namun tidak linier. Dari tiga macam dimensi ruang kemudi yang direkomendasikan, Toyota Avanza Tipe G produksi tahun 2009 hanya dapat memenuhi satu macam rekomendasi, yaitu untuk setting jarak horizontal dari ujung bawah setir ke sandaran kursi, karena setting ruang kemudi kendaraan tersebut tidak seluruhnya adjustable.
Kata Kunci : antropometri, setting, ruang kemudi, mobil, HumanCAD