Konten Edukasi Keuangan Digital di Media Sosial (Analisis Konten QRIS pada Akun Instagram @bank_indonesia, April 2023 - Desember 2024)
Anjar Sri Palupi, Dr. Rahayu, S.I.P., M.Si., M.A.
2025 | Skripsi | Ilmu Komunikasi
Digitalisasi di sektor keuangan
mendorong Bank Indonesia menghadirkan QRIS sebagai inovasi sistem pembayaran
digital untuk mendukung kemudahan transaksi dan inklusi keuangan. Namun,
transformasi ini dapat kurang optimal dan berpotensi menimbulkan dampak negatif
jika tidak diimbangi dengan literasi yang memadai. Untuk itu, Bank Indonesia
melakukan edukasi keuangan digital melalui media sosial, salah satunya
Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pesan edukasi
keuangan digital, mengidentifikasi pola penyajian edukasi, serta mengetahui
kualitas pesan edukatif pada konten QRIS yang disajikan di akun @bank_indonesia
sebagai upaya dalam meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat. Analisis
dilakukan terhadap konten QRIS yang dipublikasikan pada April 2023–Desember
2024 dengan pendekatan analisis isi kuantitatif untuk mengidentifikasi pola,
karakter, bentuk, dan isi pesan edukatif yang disampaikan. Hasil analisis
menunjukkan bahwa pesan edukatif dalam konten QRIS di akun instagram resmi Bank
Indonesia menggambarkan strategi komunikasi yang kompleks dan beragam dalam
upaya untuk meningkatkan literasi keuangan digital QRIS. Pesan edukatif
disajikan dengan memperhatikan aspek visual dan verbal kombinasi dengan
pendekatan mayoritas pada konten berupa video. Pola penyajian konten
memperlihatkan konsistensi dan strategi yang terarah, baik pada materi tunggal
(pengetahuan dasar, manfaat dan keunggulan, hak dan kewajiban) maupun
kombinasi. Materi kombinasi menjadi materi edukasi dengan tingkat penyajian dan
karakteristik pesan edukatif paling kompleks dan paling lengkap dibandingkan
materi tunggal. Adapun edukasi yang paling banyak disampaikan dalam konten,
yaitu edukasi mengenai pengetahuan dasar QRIS yang berisi pemahaman fundamental
dan konseptual mengenai QRIS dan sistemnya. Dari sisi kualitas pesan edukatif
berdasarkan kelengkapan karakteristik pesan edukatifnya, mayoritas konten,
yaitu sebanyak 51% konten QRIS telah memenuhi seluruh karakteristik pesan
edukatif, yaitu memotivasi, sesuai persepsi, fokus, padu, solutif, eksploratif,
kolaboratif dan memperhatikan individu. Sedangkan, 49% sisanya belum lengkap
memenuhi karakteristik pesan edukatif yang sempurna, dengan kekurangan paling
dominan terdapat pada aspek eksploratif yang tidak terpenuhi pada 47%
konten.
The digital transformation in the financial sector has driven Bank Indonesia to introduce QRIS as an innovative digital payment system aimed at facilitating transactions and promoting financial inclusion. However, this transformation may be suboptimal and potentially lead to negative impacts if not supported by adequate financial literacy. To address this, Bank Indonesia has implemented digital financial education through social media platforms, including Instagram. This study aims to illustrate the nature of digital financial literacy messages, identify patterns of educational content delivery, and assess the quality of educational messages within QRIS-related content posted on the @bank_indonesia Instagram account as an effort to improve public digital financial literacy. A quantitative content analysis was conducted on QRIS posts published between April 2023 and December 2024 to identify patterns, characteristics, formats, and the substance of the educational messages conveyed. The findings reveal that the educational messages embedded in QRIS content reflect a diverse and strategic communication approach aimed at enhancing digital financial literacy. Messages were delivered through a combination of visual and verbal elements, with a predominant use of video content. The presentation pattern demonstrates consistency and a targeted strategy, encompassing both single-topic materials (such as basic knowledge, benefits, and user rights and obligations) and multi-topic combinations. Combination materials emerged as the most comprehensive and complex form of educational content. Among the topics, content focusing on basic knowledge of QRIS—delivering fuandamental and conceptual understanding—was the most frequently presented. In terms of message quality, 51% of QRIS content met all the characteristics of effective educational messages—namely motivational, aligned with audience perception, focused, coherent, solution-oriented, exploratory, collaborative, and attentive to individual differences. Meanwhile, 49% of the content did not fully meet these criteria, with the most frequent deficiency found in the exploratory aspect, which was absent in 47% of the content.
Kata Kunci : Pesan Edukatif, Literasi Keuangan Digital, QRIS, Media Sosial Instagram, Bank Indonesia