Laporkan Masalah

PENGEMBANGAN KOMPONEN TEKNOLOGI PADA SENTRA INDUSTRI KERAJINAN MELALUI METODE BENCHMARKING (STUDI KASUS PADA SENTRA INDUSTRI KERAJINAN SERAT ALAM SALAMREJO)

Fauzan Anandika, Dr.Eng. Ir. M. Arif Wibisono, S.T., M.T. IPM. ASEAN. Eng

2010 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Sentra Industri Kerajinan Serat Alam Salamrejo yang terletak di Kabupaten Kulonprogo merupakan salah satu komoditi unggulan ekspor daerah ini. Kabupaten Kulonprogo mengembangkan industri serat alam sesuai dengan potensi yang ada. Potensi yag dimiliki adalah banyaknya pohon gebang yang berada di wilayah Desa Salamrejo yang digunakan sebagai bahan baku utama pada indutri kerajinan serat alam. Selain itu, sebagian penduduknya sudah mahir dalam mengolah daun gebang menjadi kerajinan serat alam. Pengetahuan ini didapat secara turun-temurun sehingga hampir sebagian besar penduduknya bekerja sebagai pengrajin. Perkembangan Desa Salamrejo sebagai sentra industri masih menemui banyak kendala serta belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu masih diperlukanna pembinaan dan pelatihan kepada Sentra Industri agar mampu berkembang. Berkembangnya suatu industri kerajinan membutuhkan kerja keras dari para pengusahanya dengan didukung peran aktif pemerintah dan instansi-instansi terkait, selain itu juga peran serta LSM dan seniman-seniman lokal. Oleh karena itu, untuk mendorong perkembangan Sentra Industri Kerajinan Gerabah Kasongan dibutuhkan identifikasi perkembangan, perubahan teknologi dan transfer teknologi untuk mengetahui masalah-masalah yang tengah dihadapi oleh Sentra Industri Kerajinan Serat Alam Salamrejo sehingga dari analisis masalah dapat dibuat usulan pengembangan yang potensial untuk dilaksanakan di Sentra Industri Kerajinan Serat Alam Salamrejo. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode wawancara dan observasi langsung di lapangan serta mencari data – data lain yang berkaitan dengan penelitian. Responden pada penelitian ini adalah 14 orang pemilik usaha dan 7 orang yang mewakili, instansi Pemerintah Kecamatan Sentolo, Dinas Perindagkop Kabupaten Kulonprogo, Universitas dan LSM yang turut membina Sentra Industri Kerajinan Serat Alam Salamrejo yang dipilih secara stratified random sampling. Data yang didapatkan dianalisis dengan menggunakan affinity diagram kemudian dilakukan benchmarking untuk kemudian diberikan usulan langkah pengembangan. Setelah adanya usulan langkah pengembangan maka langkah tersebut kemudian di validasi dengan melakukan wawancara kembali kepada pihak – pihak yang terkait dengan pengembangan Sentra Industri Kerajinan Serat Alam Salamrejo. Hasil dari benchmarking yang dilakukan didapatkan bahwa untuk mengembangkan komponen teknologi suatu sentra industri kerajinan dapat dilakukan dengan melakukan berbagai penelitan yang dilakukan secara internal maupun eksternal. Dalam organisasi sentra industri perlu dilakukan kemitraan antar pengusaha sehingga para pengusaha dapat tumbuh secara merata. Untuk itu dibutuhkan berbagai pelatihan yang meliputi pengembangan teknologi baru, keorganisasiaan dan administratif

Kata Kunci : perkembangan, perubahan teknologi, transfer teknologi, usulan, sentra, benchmarking.

  1. S1-FTK-2010-Fauzan_Anandika-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2010-Fauzan_Anandika-bibliographyy.pdf  
  3. S1-FTK-2010-Fauzan_Anandika-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2010-Fauzan_Anandika-title.pdf