Judi Online berawal Serakah menjadi Masalah: Pengembangan Alat Ukur Adiksi Judi Online dengan Objective Standard Setting Rasch Model berdasarkan DSM-V
Muhammad Khatami, Prof. Dr. Avin Fadilla Helmi, M.Si.
2025 | Tesis | S2 Psikologi
Fenomena
adiksi judi online yang semakin banyak ditemukan, terdapat tekanan besar
untuk mengembangkan asesmen yang mampu mengidentifikasi tingkat keparahan
adiksi agar dapat diberikan intervensi yang tepat sesuai tingkatannya. Oleh
karena itu, studi ini bertujuan untuk mengembangkan Tom’s Online Gambling
Compulsive Addiction Test (TOMCAT) yang mampu mengklasifikasikan adiksi
judi online berdasarkan tingkat keparahannya. Asesmen ini melibatkan 236
pengguna judi online yang berusia antara 18-53 tahun (M = 26,34; SD
= 7,33). Pengembangan instrumen ini menggunakan pendekatan Objective
Standard Setting yang memberikan hasil komprehensif guna mengambil
keputusan dan analisis Rasch Rating Scale Model yang objektif. Hasilnya,
instrumen TOMCAT memenuhi berbagai validitas di antaranya: validitas konten,
validitas struktur internal, dan validitas konsekuensi tes. Studi ini menjawab
tantangan utama dalam asesmen judi online bahwa standar DSM-V yang hanya
membagi tiga kategori khusus pada konteks klinis maka TOMCAT memiliki satu
kategori baru untuk non klinis. TOMCAT mampu membagi pengguna judi online
menjadi empat tingkat keparahan, yaitu berisiko, mulai bermasalah, problematik
sedang, dan problematik serius. Oleh karena itu, pengembangan aasesmen ini
memiliki prospek yang baik untuk digunakan sebagai screening test, pengembangan
program intervensi, dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk asesmen skala
besar.
The phenomenon of online gambling addiction is increasingly
being found, and there is tremendous pressure to develop an assessment that can
identify the severity of addiction so that appropriate intervention can be
given according to its level. Therefore, this study aims to develop Tom's
Online Gambling Compulsive Addiction Test (TOMCAT), which can classify online
gambling addiction based on its severity. This assessment involved 236 online
gambling users aged 18-53 years (M = 26.34; SD = 7.33). The development of this
instrument uses the Objective Standard Setting approach, which provides
comprehensive results for making decisions and an objective Rasch Rating Scale
Model analysis. As a result, the TOMCAT instrument meets various validities,
including content validity, internal structure validity, and test consequence
validity. This study answers the main challenge in online gambling assessment,
that the DSM-V standard, which only divides three specific categories in the
clinical context, then TOMCAT has one new category for non-clinical. TOMCAT can
divide online gambling users into four levels of severity, namely at risk,
starting to have problems, moderate problems, and serious problems. Therefore,
the development of this assessment has good prospects for use as a screening
test and development of intervention programs, and it can be further developed
for large-scale assessments.
Kata Kunci : objective standard setting, pemodelan rasch, adiksi judi online, instrumen adiksi judi online, cut score