Kepemimpinan Inklusif dalam Penyediaan Ruang Laktasi: Studi Kasus di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada
Paradhita Zulfa Nadia, Dr. Novi Paramita Dewi, S.I.P., MDP., Ph.D.
2025 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis praktik kepemimpinan inklusif di berbagai tingkat organisasi dalam mendukung penyediaan ruang laktasi bagi mahasiswa yang berstatus sebagai ibu di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, menggunakan kerangka kerja kepemimpinan inklusif multi-level (Nishii & Leroy, 2022). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan enam informan dari tingkat orgnasisasi, kelompok kerja, dan individu, serta observasi lapangan. Informan terdiri dari perwakilan tingkat organisasi, kelompok kerja, dan individu dengan total enam orang informan. Analisis data dilakukan secara tematik dengan bantuan perangkat lunak ATLAS.ti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kepemimpinan inklusif berjalan secara organik dan partisipatif, tetapi belum ditopang oleh kebijakan tertulis atau struktur kelembagaan yang sistematis. Ketidakhadiran aturan formal memicu kesenjangan persepsi antarlevel dan hambatan komunikasi. Meski demikian, inisiatif informal dan strategi adaptif dari pengguna serta petugas teknis turut memperkuat keberlanjutan ruang inklusif.
Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas kepemimpinan inklusif tidak hanya bergantung pada pimpinan puncak, tetapi juga pada interaksi dinamis antar-level dan partisipasi akar rumput. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman tentang dinamika lintas level dalam menciptakan lingkungan kampus yang responsif gender dan mendukung keberagaman kebutuhan mahasiswa.
This study aims to explore and analyze the practice of inclusive leadership at various organizational levels in supporting the provision of lactation rooms for student mothers at the Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada, using the multi-level inclusive leadership framework (Nishii & Leroy, 2022). A qualitative case study approach was employed, with data collected through in-depth interviews with six informants from the organizational, work group, and individual levels, as well as field observations. The informants consisted of representatives from each level, totaling six participants. Thematic analysis was conducted using ATLAS.ti software.
The findings reveal that inclusive leadership practices emerged organically and participatorily, yet were not supported by formal policies or systematic institutional structures. The absence of formal regulations led to perception gaps between levels and hindered effective communication. Nevertheless, informal initiatives and adaptive strategies by users and technical staff helped sustain the inclusive function of the lactation space.
This study affirms that the effectiveness of inclusive leadership does not rely solely on top-level leadership, but also on dynamic cross-level interaction and grassroots participation. These findings contribute to the understanding of multi-level dynamics in fostering a gender-responsive and diversity-supportive university environment.
Kata Kunci : kepemimpinan inklusif, ruang laktasi, mahasiswa yang berstatus sebagai ibu, multi-level, inklusivitas, studi kasus