Analisis Konflik Keorganisasian-Keprofesionalan Pada Pelaksanaan Fungsi Internal Audit (Studi Kasus Pada Departemen Downstream Perusahaan Sawit PT ABC)
Anggun Permata Putri, Abdul Halim, Prof., Dr., M.B.A., Ak., CA; Rijadh Djatu Winardi,SE.,M.Sc.,Ph.D.,CFE
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
permasalahan OPC pada pelaksanaan fungsi internal audit, menginvestigasi
penyebab OPC serta menganalisis implikasi dan strategi mitigasi OPC internal
audit.
Desain/Metodologi/Pendekatan
– Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di
salah satu perusahaan sawit di Indonesia. Data dianalisis berdasarkan
hasil wawancara, observasi, dan analisis dokumen.
Temuan --
Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat permasalahan utama OPC, yaitu minimnya
apresiasi, ketidakselarasan tujuan, hambatan komunikasi, dan konflik peran yang
dialami auditor internal. Faktor penyebab utama OPC meliputi tekanan manajemen,
keterbatasan sumber daya, dan budaya organisasi yang tidak mendukung. Implikasi
OPC pada fungsi internal audit mencakup rendahnya motivasi kerja, menurunnya
kualitas audit, dan lemahnya kepercayaan antar pihak. Strategi mitigasi yang dapat
dilakukan adalah dengan perbaikan komunikasi, penguatan kode etik auditor
internal, penyediaan sumber daya memadai, serta pengembangan budaya organisasi
yang etis.
Batasan/Implikasi
– Penelitian ini terbatas pada perspektif auditor internal dan auditee
tanpa melibatkan peran dari pihak eksternal, stakeholder lain, dan tidak
membahas secara mendalam pengaruh lingkungan eksternal terhadap dinamika auditor
internal menghadapi OPC. Implikasi yang dapat diberikan sebagai pengembangan
literatur berdasarkan
dampak yang ditimbulkan antara komitmen organisasi dan profesional, sebagai
referensi bagi auditor internal untuk melakukan evaluasi, dan pengembangan kebijakan
dalam memberikan
respons terhadap OPC.
Originalitas/Nilai -- Posisi auditor internal sebagai bagian dari organisasi dan profesi. Fungsi dan posisi unik yang melekat menempatkan profesi auditor internal pada suatu konflik apabila nilai antara organisasi dan profesi tidak konsisten. Konflik tersebut dinamakan Organizational-Professional Conflict (OPC). Penelitian ini menggunakan dimensi logika kelembagaan untuk menganalisis respon pada OPC.
Purpose – This study aims to
analyze OPC problems in the implementation of internal audit functions,
investigate the causes of OPC and analyze the effectiveness and mitigation
strategies of OPC internal audits.
Design/Methodology/Approach
– This study uses a qualitative research method with a case study
approach in one of the palm oil companies in Indonesia. The data analyzed is
based on the results of interviews, observations, and document analysis.
Findings
– The results of the study indicate that there are four main OPC
problems, namely lack of appreciation, misalignment of goals, communication
barriers, and role conflict experienced by internal auditors. The main causes
of OPC include management pressure, limited resources, and an unsupportive
organizational culture. The implications of OPC on the internal audit function
include low work motivation, decreased audit quality, and weak trust between
parties. Mitigation strategies that can be carried out are by improving
communication, strengthening the internal auditor's code of ethics, providing
adequate resources, and developing an ethical organizational culture.
Limitations/Implications
– This study is limited to the perspectives of internal auditors and
auditees without involving the role of external parties, other stakeholders,
and does not discuss in depth the influence of the external environment on the
dynamics of internal auditors OPC. Implications that can be given as
development literature based on the impact caused between organizational and
professional commitment, as a reference for internal auditors to conduct
evaluations, and development policies in responding to OPC.
Originality/Value
– The position of internal auditors as part of the organization and
profession. The unique functions and positions inherent in placing the internal
auditor profession in conflict if the values ??between the organization and the
profession are inconsistent. This conflict is called
Organizational-Professional Conflict (OPC). This study uses the institutional
logic dimension to analyze the response to OPC.
Kata Kunci : Kata kunci: Organizational-Professional Conflict (OPC), Auditor Internal, Teori Logika Kelembagaan (Institutional Logics)