Laporkan Masalah

The EUDR and Indonesia’s Foremost Palm Oil Firms’ Financial Performance and Export Dynamics

ANISSA HADI, Zhirong (Eva) Fan, M.Sc.

2025 | Skripsi | MANAJEMEN

Regulasi Deforestasi Uni Eropa (EUDR) memberlakukan tuntutan keberlanjutan dan ketertelusuran yang signifikan terhadap komoditas impor, yang secara khusus berdampak pada perusahaan kelapa sawit terkemuka di Indonesia. Tesis sarjana ini menginvestigasi sejauh mana seruan EUDR untuk tindakan produksi berkelanjutan telah memengaruhi kinerja keuangan dan dinamika ekspor perusahaan kelapa sawit terkemuka di Indonesia. Secara spesifik, penelitian ini menguji dampak pada metrik kinerja keuangan seperti Return on Assets (ROA) dan Net Profit Margin (NPM), serta pada ekspor neto dalam kaitannya dengan Nilai Lingkungan (EV) perusahaan. Menggunakan pendekatan eksplanatori-induktif dengan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan (2019-2023), studi ini menganalisis empat perusahaan kelapa sawit besar di Indonesia.

Temuan menunjukkan bahwa meskipun skor EV perusahaan umumnya stabil, terjadi peningkatan mendadak pada beberapa di antaranya. Pentingnya, Nilai Lingkungan (EV) yang lebih tinggi menunjukkan hubungan positif dan signifikan secara statistik dengan total ekspor, mendukung hipotesis bahwa praktik berkelanjutan meningkatkan potensi ekspor. Namun, penelitian ini menemukan tidak ada hubungan positif yang signifikan secara statistik antara EV dan ROA atau NPM. Sebaliknya, EV menunjukkan hubungan negatif yang konstan dengan NPM, bertentangan dengan hipotesis bahwa kepatuhan mengarah pada kinerja keuangan yang lebih baik. Lebih lanjut, ukuran perusahaan bukanlah moderator yang signifikan antara tindakan berkelanjutan dan kinerja keuangan. Hasil ini menyiratkan bahwa meskipun kepatuhan EUDR dapat meningkatkan dinamika ekspor, hal itu tidak serta-merta menghasilkan peningkatan kinerja keuangan bagi perusahaan kelapa sawit Indonesia, kemungkinan karena biaya implementasi atau kebutuhan untuk realisasi manfaat jangka panjang. Studi ini memberikan bukti empiris pada perdebatan yang sedang berlangsung mengenai dampak finansial dari regulasi lingkungan, menyoroti tantangan yang dihadapi perusahaan dan menyarankan perlunya dukungan pemerintah yang lebih besar untuk mendorong praktik berkelanjutan. Penelitian lebih lanjut dengan ukuran sampel yang lebih besar direkomendasikan untuk menyempurnakan kesimpulan ini. 

The European Union Deforestation Regulations (EUDR) poses significant sustainability and traceability demands on imported commodities, notably impacting Indonesia's prominent palm oil firms. This bachelor's thesis investigates the extent to which the EUDR's call for sustainable production measures has affected the financial performance and export dynamics of these firms. Specifically, it examines the impact on Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), and net exports in relation to a firm's Environmental Value (EV). Utilizing an explanatory-inductive approach with secondary data from firm annual and sustainability reports (2019-2023), the study analyses four major Indonesian palm oil firms.

Findings reveal that while firms' EV scores generally remained stable, increasing abruptly for some. Crucially, higher Environmental Value (EV) demonstrated a positive and statistically significant relationship with total exports, supporting the hypothesis that sustainable practices enhance export potential. However, the research found no statistically significant positive relationship between EV and ROA or NPM. Instead, EV showed a constant negative relationship with NPM, contradicting the hypothesis that compliance leads to better financial performance. Furthermore, firm size was not a significant moderator between sustainable measures and financial performance. These results suggest that while EUDR compliance may boost export dynamics, it does not immediately translate into improved financial performance for Indonesian palm oil firms, potentially due to implementation costs or the need for longer-term realization of benefits. This study contributes empirical evidence to the ongoing debate on the financial impacts of environmental regulations, highlighting the challenges firms face and suggesting a need for greater governmental support to incentivize sustainable practices. Further research with larger sample sizes is recommended to refine these conclusions.

Kata Kunci : EU Deforestation Regulation (EUDR), Palm Oil Industry, Indonesia, Financial Performance, Export Dynamics, Environmental Value (EV), Sustainable Production

  1. S1-2024-457629-abstract.pdf  
  2. S1-2024-457629-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-457629-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-457629-title.pdf  
  5. S1-2025-457629-abstract.pdf  
  6. S1-2025-457629-bibliography.pdf  
  7. S1-2025-457629-tableofcontent.pdf  
  8. S1-2025-457629-title.pdf