Pembentukan Kata dan Makna Neologisme Terkait K-pop oleh Penggemar Aespa di Media Sosial X
WIDYYA RIMBA GITACAHYANI, Sri Wahyuningsih, S.S., M.A.
2025 | Skripsi | BAHASA KOREA
Fenomena dalam budaya populer Korea Selatan, khususnya Korean Pop (K pop), telah menghasilkan berbagai bentuk neologisme (kata baru). Neologisme tersebut digunakan secara luas oleh penggemar, khususnya di Korea Selatan untuk berkomunikasi dan mengidentifikasikan diri sebagai bagian dari komunitas penggemar K-pop. Salah satu kelompok penggemar yang aktif dalam menggunakan neologisme adalah penggemar Aespa.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembentukan kata dan makna dari neologisme terkait K-pop yang digunakan oleh penggemar Aespa di media sosial X dalam kurun waktu bulan Mei hingga Juli 2024. Teori pembentukan kata yang digunakan dalam analisis data penelitian, yaitu teori pembentukan kata dan neologisme menurut Gu Bon Gwan, dkk. (2015). Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan teknik penyajian analisis deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi unggahan penggemar Aespa di media sosial X, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan morfologis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembentukan neologisme dibagi menjadi kata tunggal (6 bentuk), kata majemuk (3 bentuk), derivasi (9 bentuk), akronim (43 bentuk), dan blending (4 bentuk). Adapun sebagian besar neologisme terbentuk melalui akronimisasi. Hal ini disebabkan oleh dibatasinya jumlah kata dalam satu kali unggahan di media sosial X. Selain itu, penggunaan akronim juga lebih efektif dalam berkomunikasi karena beberapa istilah akan terlalu panjang apabila ditulis atau digunakan untuk berkomunikasi. Sementara itu, mayoritas neologisme yang ditemukan merupakan istilah-istilah yang memiliki makna berkaitan dengan budaya penggemar K-pop. Hal ini terjadi karena penggemar aktif berinteraksi sehingga memunculkan berbagai istilah baru yang mencerminkan budaya penggemar tersebut.
The phenomenon within South Korean popular culture, particularly in Korean Pop (K-pop), has led to the creation of numerous neologisms (newly coined words). These terms are widely used by fans, especially in South Korea, as a means of communication and self-identification within the K-pop fan community. One of the active fan groups utilizing such neologisms is the fandom of girl group Aespa.
This study aims to describe the process of word formation and the meanings of K-pop related neologisms used by Aespa fans on the social media platform X during the period from May to July 2024. The analysis in this research is based on the word formation and neologisms theory proposed by Gu Bon Gwan et al. (2015). The research employs both qualitative and quantitative approaches, using descriptive analysis techniques. The data were obtained through documentation of Aespa fans’ posts on X and analyzed using morphological approach.
The results show that the processes of forming neologisms are categorized into five types: simple words (6 forms), compound words (3 forms), derivation (9 forms), acronyms (43 forms), and blending (4 forms). The majority of neologisms are formed through acronymization, which is likely influenced by the character limitations imposed by the X platform. In addition, acronyms are more efficient for communication, as some expressions would otherwise be too lengthy to use in informal interactions. Most of the neologisms identified in this study carry meanings that are closely related to K-pop fan culture, reflecting the high level of interaction among fans which gives rise to new expressions specific to the fandom context.
Kata Kunci : neologisme, K-pop, pembentukan kata, penggemar Aespa. media sosial X