MANAJEMEN SENI PERTUNJUKAN KOMEDI: STUDI KASUS PENGELOLAAN ORGANISASI DAN ELEMEN PRODUKSI PERTUNJUKAN GRUP LAWAK “DOUBLE S” YOGYAKARTA
Trisna Pradita Putra, Dr. Budi Irawanto, M.A ; Prof. Timbul Haryono, M.Sc.
2025 | Disertasi | S3 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik manajemen organisasi grup lawak dan pemetaan elemen pendukung pertunjukan komedi, dengan fokus pada studi kasus kelompok lawak "Double S" di Yogyakarta. Komedi adalah bagian dari seni pertunjukan yang memiliki sifat rapuh dan rawan untuk gagal. Eksistensi selama lebih dari tiga pulih tahun di panggung komedi, menjadi menjadi alasan pentingnya mengungkap praktik manajemen grup Double S. Penelitian ini menggunakan metode etnografi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan anggota kelompok, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Proses pengumpulan data dilakukan dalam periode waktu 1 Agustus 2022 sampai 1 Maret 2023. Data kemudian dilakukan proses koding menggunakan software Nvivo 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen organisasi yang efektif dapat meningkatkan daya tahan grup lawak Double S. Analisis data menunjukkan bahwa keberhasilan pertunjukan grup Double S didukung oleh enam elemen utama yaitu: penampil, penonton, penyandang dana, pengelola seni, bukti fisik dan proses layanan. Temuan penting dalam penelitian ini adalah besarnya peran pengelola seni dalam mengoptimalkan lima elemen pendukung lain. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman manajemen organisasi di tingkat mikro dalam industri seni pertunjukan komedi. Implikasi praktisnya adalah memberikan referensi bagi pengelola seni seni dan grup lawak serupa untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan.
This research aims to examine the organisational management practices of comedy groups and the mapping of supporting elements of comedy performances, with a focus on the case study of the comedy group "Double S" in Yogyakarta. Comedy is a part of the performing arts that is fragile and prone to failure. The existence on the comedy stage for more than three decades is the reason why it is essential to reveal the management practices of the Double S group. This research employs ethnographic methods, utilising data collection techniques that include in-depth interviews with group members, participatory observation, and document analysis. The data collection process was conducted from August 1, 2022, to March 1, 2023. The results showed that the implementation of effective organisational management can increase the durability of the Double S comedy group. Data analysis revealed that the success of Double S group performances was underpinned by six key elements: performers, audiences, funders, art managers, physical evidence, and service processes. A key finding in this study is the significant role of art managers in optimising the other five supporting elements. This research contributes to the understanding of organisational management at the micro level in the comedy performing arts industry. The practical implication is to provide references for art managers and similar comedy groups to improve competitiveness and sustainability.
Kata Kunci : Manajemen Seni Pertunjukan, Komedi. Grup Double S