Laporkan Masalah

Authorial Identity of Indonesian Writers: A Comparative Study of English and Indonesian Academic Writing

Tsabita Intan Tsaqifa, Dr. Ni Gusti Ayu Roselani, M.A.

2025 | Tesis | S2 Linguistik

Penelitian ini mengkaji identitas kepenulisan penulis Indonesia. Penelitian ini berfokus pada identifikasi jenis referensi diri dan analisis fungsi wacana yang digunakan oleh penulis Indonesia dalam artikel penelitian yang ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dalam disiplin ilmu linguistik dan ilmu komputer. Penelitian ini juga bermaksud untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan penggunaan referensi diri pada artikel penelitian berbahasa Inggris dan berbahasa Indonesia (lintas bahasa) dalam disiplin ilmu linguistik dan ilmu komputer (lintas disiplin), serta mengeksplorasi faktor-faktor yang melatarbelakangi persamaan dan perbedaan tersebut. Sebuah korpus yang terdiri dari 404.288 token dari 100 artikel penelitian pada Indonesian Journal of Applied Linguistics, Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer, Ranah Jurnal Kajian Bahasa, and Jurnal Teknologi Informasi dan Teknik Komputer, dianalisis menggunakan metodologi linguistik korpus dengan bantuan sebuah perangkat analisis, yaitu AntConc 4.2.4. Data dihitung dalam frekuensi mentah dan frekuensi yang dinormalisasi untuk menyajikan jenis dan fungsi wacana referensi diri dalam keseluruhan artikel penelitian. Data diperiksa dengan menggunakan teori fungsi wacana Tang dan John (1999) dan teori klusivitas Filimonova (2005). Selanjutnya, uji statistik yang disebut Chi-square dilakukan untuk menganalisis signifikansi dalam persamaan dan perbedaan artikel penelitian antara artikel penelitian berbahasa Inggris dan Indonesia serta disiplin ilmu linguistik dan ilmu komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata ganti orang pertama we ditemukan sebagai referensi diri yang paling banyak digunakan dalam artikel penelitian berbahasa Inggris, sementara penanda referensi diri peneliti ditemukan sebagai referensi diri yang paling banyak digunakan dalam artikel penelitian berbahasa Indonesia. Temuan ini juga menunjukkan bahwa Recounter of the Research Process sebagai fungsi wacana yang paling banyak ditemukan dalam artikel penelitian bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Terakhir, hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan lintas bahasa dan lintas disiplin ilmu mungkin terkait dengan konvensi akademik, pengaruh budaya, kebijakan yang sama di seluruh jurnal, dan lokakarya penulisan akademik.

This study examines the authorial identity of Indonesian writers. The study focuses on identifying the types of self-references and analyzing the discourse functions used by Indonesian writers in research articles written in English and Indonesian in the disciplines of linguistics and computer science. The study also intends to describe the similarities and differences in the use of self-references across research articles in English-language and Indonesian-language (cross-linguistics) in linguistics and computer science disciplines (cross-disciplines), as well as to explore the possible factors behind these similarities and differences. A corpus of 404,288 tokens from 100 research articles from Indonesian Journal of Applied LinguisticsIndonesian Journal of Electrical Engineering and ComputerRanah Jurnal Kajian Bahasa, and Jurnal Teknologi Informasi dan Teknik Komputer, was analyzed by implementing corpus linguistics methodology with the help of an analysis tool namely AntConc 4.2.4. The data was calculated in raw frequency and normalized frequency to present the types and discourse functions of self-references in overall research articles. The data was examined by employing Tang and John’s (1999) discourse function theory and Filimonova’s (2005) clusivity theory. Furthermore, a statistical test called Chi-square was performed to analyze the significancy in similarities and differences in research articles between English-language and Indonesian-language as well as linguistics and computer science disciplines. The results show that first-person pronoun we was found as the most employed self-reference in English research articles, while self-reference marker peneliti was found as the highly used self-reference in Indonesian research articles. The findings also show that Recounter of the Research Process as the mostly found discourse functions in English and Indonesian research articles. Lastly, the results demonstrate that the cross-linguistics and cross-disciplines comparisons may be related to academic conventions, cultural influences, identical policies across journals, and academic writing workshops.

Kata Kunci : Academic Discourse, Authorial Identity, Clusivity, Discourse Functions, Self-references

  1. S2-2025-526664-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526664-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526664-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526664-title.pdf