African Americans' Resistance Strategy against Police Brutality in Queen & Slim (2019): A New Historicism Perspective
Santi Rahmawati, Dr. Nur Saktiningrum, M.Hum.
2025 | Tesis | MAGISTER PENGKAJIAN AMERIKA
Kebrutalan polisi yang terjadi di Amerika Serikat telah menjadi praktik yang diperpanjang selama beberapa generasi. Karena kebrutalan polisi dari Petugas Polisi, banyak orang Afrika-America menderita dan, dalam skenario yang lebih buruk, akhirnya mati. Queen & Slim (2019) adalah film yang menggambarkan kebrutalan polisi dan tanggapan dan strategi perlawanan orang Afrika-Amerika di Amerika Serikat.
Penelitian ini berada di bawah paradigma Studi Amerika, khususnya dalam pendekatan pasca-nasionalis, yang berhubungan dengan ketidaksetaraan bagi orang Afrika-Amerika. Film ini menganalisis film Queen & Slim (2019) menggunakan perspektif historisisme baru Greenblatt untuk melihat kondisi historis, budaya, politik, hubungan kekuasaan, dan sosial di Amerika Serikat. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan jenis-jenis diskriminasi Feagin dan jenis respons Feagin dan Sikes terhadap diskriminasi untuk menganalisis film ini. Penelitian ini berfokus pada kebrutalan polisi yang dialami oleh tanggapan dan strategi perlawanan orang Afrika-Amerika dan Afrika-Amerika dalam film tersebut.
Berdasarkan analisis, Queen & Slim (2019) menggambarkan rasisme institusional. Kebrutalan polisi dari Petugas Polisi Kulit Putih digambarkan dalam film melalui serangan verbal dan fisik. Jenis serangan fisik adalah meninju, membanting ke tanah, menjepit dan menendang ke tanah, memukuli dengan tongkat polisi, dan tembakan. Kemudian, orang Afrika-Amerika memberikan tanggapan dan strategi perlawanan mereka. Ada dua bentuk tanggapan: pelepasan dan persetujuan enggan. Ada juga dua bentuk strategi perlawanan: konfrontasi verbal dan konfrontasi fisik. Strategi perlawanan termasuk protes atau unjuk rasa dari komunitas Afrika-Amerika. Pada akhirnya, konsekuensi akhir dari perlawanan adalah kematian.
Police brutality that happens in the United States has been an extended practice for generations. due to police brutality from Police Officers, many African Americans suffered and, in worse scenarios, ended up dying. Queen & Slim (2019) is a film that portrays police brutality and African Americans' responses and resistance strategies in the United States.
This research is under the American Studies paradigm, specifically in the post-nationalist approach, which deals with the inequality for African Americans. It analyzed Queen & Slim (2019) film using Greenblatt's new historicism perspective to see the historical, cultural, political, power relations, and social conditions in the United States. Moreover, this research also used Feagin's types of discrimination and Feagin and Sikes' typer of responses against discrimination to analyze this film. This research focuses on White police brutality experienced by African Americans and African Americans' responses and resistance strategies in the film.
Based on the analysis, Queen & Slim (2019) portrays institutional racism. Police brutality from White Police Officers is depicted in the film through verbal and physical attacks. The kinds of physical attacks are punching, slamming to the ground, pinning and kicking to the ground, beating with a police baton, and gunshots. Then, African Americans gave their responses and resistance strategies. There are two forms of responses: disengagement and reluctant acquiescence. There are also two forms of resistance strategies: verbal confrontation and physical confrontation. Resistance strategies also include protests or rallies from the African American community. In the end, the ultimate consequence of resistance is death.
Kata Kunci : discrimination, police brutality, resistance strategies, new historicism, Queen & Slim (2019)