Laporkan Masalah

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI LAMPU FLUORESCENT 15 WATT DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA PADA KASUS MESIN EXHAUST DI PT GE LIGHTING INDONESIA

Farida Ria Pratiwi, Dr. Ir. Jayan Sentanuhadi, S.T. M.Eng., IPU., ASEAN .Eng

2009 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Kualitas merupakan faktor dasar yang mempengaruhi pilihan konsumen dalam mengkonsumsi berbagai jenis produk dan jasa. Perusahaan harus memiliki keunggulan terhadap kualitas produk yang dihasilkan, agar produk mereka dapat bersaing dan memiliki keunggulan yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengkur serta menganalisis jenis cacat yang masih dominan di proses produksi lampu Fluorescent 15 W dan memberikan rekomendasi improvement terhadap proses produksi di PT. GE Lighting Indonesia. Penelitian ini dilakukan di PT. GE Lighting Indonesia dengan mengambil data produksi di lini 2 departemen lampu Fluorescent 15 W untuk periode Maret sampai dengan Mei 2009. Penelitian ini menggunakan tahapan Six Sigma yang dikenal sebagai DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improvement, Control), dimana didalamnya terdapat metode dan alat (tools) yang dibutuhkan untuk memperbaiki kualitas di mesin Exhaust tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk setengah jadi yang dihasilkan oleh proses mesin Exhaust pada departemen Fluorescent 15 W line 2 baru mencapai sigma 4,40 yang menandakan bahwa masih terdapat 1827 cacat yang ditemukan dalam satu juta kemungkinan yang ada (DPMO). Banyaknya jumlah cacat yang dihasilkan di proses mesin Exhaust lebih disebabkan karena jenis cacat kurang vakum dan flare (P) pecah. Melalui penerapan metodologi Six Sigma ini diharapkan akan mampu meningkatkan nilai sigma proses mesin Exhaust menjadi 5 sigma yaitu 233 kejadian cacat yang ditemukan dalam satu juta kemungkinan. Peningkatan tersebut dapat diwujudkan melalui pengaplikasian usulan-usulan perbaikan, yaitu diantaranya memperbaiki sistem maintenance yang ada dengan sistem maintenance RCM (Reliability Centered Maintenance), peningkatan keterampilan operator produksi dan mekanik, pembuatan SOP pengesetan nyala api untuk setiap proses mesin produksi, dokumentasi yang berisi pengoperasian, perawatan, pergantian, kalibrasi pressure gauge, memperbaiki mesin, penambahan silica gel di sistem air dryer, pembersihan rutin untuk filter udara, menempatkan sistem kompresor di dalam ruangan dengan kondisi ruangan kering, bersih, sejuk, bebas embun pada musim hujan, menyediakan ruangan yang cukup untuk penambahan peralatan yang baru, memastikan akses yang baik untuk perawatan dan perbaikan serta instalasi sistem yang baik.

Kata Kunci : Six Sigma, DMAIC, Perbaikan kualitas, DPMO

  1. S1-FTK-2009-Farida_Ria_Pratiwi-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2009-Farida_Ria_Pratiwi-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2009-Farida_Ria_Pratiwi-tableofcontentu.pdf  
  4. S1-FTK-2009-Farida_Ria_Pratiwi-title.pdf