Analisis Penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Berbasis Cloud terhadap Pengelolaan Pendapatan Retribusi Wisata Daerah
Herlita Gusmaini, Prof. Sony Warsono, MAFIS., Ak., CA., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Penelitian ini menganalisis penerapan SIA berbasis cloud, yaitu aplikasi ZeePOS dalam pengelolaan retribusi wisata daerah di Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu wawancara semi-terstruktur dengan alat bantu NVivo, observation as-participant, dan metode dokumentasi yang menggunakan beberapa dokumen penting dalam memperdalam temuan penelitian. HOT-Fit framework merupakan kerangka yang digunakan peneliti dalam menganalisis penerapan sistem dengan berfokus pada knowledge dalam aspek human. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem memerlukan keselarasan antara aspek human, organization, dan technology untuk menghasilkan net benefit yang optimal bagi organisasi. Peneliti menemukan bahwa aspek human, yaitu pengetahuan personal seseorang memberikan prespektif dan kemudahan pengguna dalam mengoperasikan sistem sehingga memengaruhi kinerja. Konektivitas sinyal atau jaringan yang ditemukan dari aspek environment organization menjadi tantangan terbesar dalam penerapan sistem karena memengaruhi kegiatan operasional, yaitu durasi waktu yang lama dalam pembayaran non-tunai seperti QRIS. Oleh karena itu, temuan penelitian menunjukkan bahwa aspek human dan organization menjadi tantangan dalam keberhasilan penerapan sistem. Penerapan sistem membutuhkan keselarasan antara ketiga aspek yang ada pada HOT-Fit framework agar mampu memberikan proses dan hasil yang optimal dari teknologi yang diterapkan
This study analyzes the implementation of a cloud-based Accounting Information System (AIS), specifically the ZeePOS application, in managing regional tourism retribution at the Tourism Office of Bantul Regency. The researcher employed a qualitative approach, utilizing semi-structured interviews supported by NVivo software, participant observation, and document analysis involving several key documents to enrich the research findings. The HOT-Fit framework guided the analysis, with a particular emphasis on the knowledge component within the human aspects. The research findings indicate that successful AIS implementation hinges on the alignment of the human, organizational, and technological aspects to maximize net organizational benefits. Specifically, the human aspect-particularly individual knowledge shapes user prespectives and operational ease, directly influencing system perfomance. However, signal or network connectivity, identified under the environmental aspect of the organization, presents the greatest challenge in system implementation, as it affects operational activities such as prolonged processing times for non-cash payments like QRIS. Therefore, the findings conclude that the human and organizational aspects are critical challenges in the successful AIS adoption. Alignment across three HOT-Fit frameworks is essential, ensuring the system delivers its intended benefits for tourism revenue management.
Kata Kunci : Sistem Informasi Akuntansi (SIA), Cloud, ZeePOS, HOT-Fit Framework, Knowledge, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Retribusi Wisata Daerah