Laporkan Masalah

Perilaku keruangan pengemudi becak di kalurahan Nusukan kecamatan Banjarsari kotamadya Surakarta; kasus migran sirkuler pengemudi becak

Sarjono, Prof. Dr. Ida Bagoes Mantra

1988 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku keruangan pengemudi becak yang mondok di Kelurahan Nusukan, beberapa faktor yang mendorong pengemudi becak meninggalkan daerah asal, dan hubungannya antara pengemudi becak dengan daerah asal. Penelitian dilakukan di Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kotamadya Surakarta. Pemilihan daerah dilakukan secara purposive dan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan menggunakan daftar pertanyaan atau kuesioner. Data yang sudah diperoleh dianalisa dengan tabel frekuensi dan tabel silang. Hasil penelitian menunjukkan, adanya tekanan ekonomi di daerah asal merupakan faktor utama yang mendorong pengemudi becak meninggalkan daerah asal. Hal demikian terbukti dari sebanyak 62,9% menyatakan rata-rata penghasilan yang ada di daerah asal relatif rendah dan tidak bisa stabil, 23,8% menyatakan tidak ada atau kurangnya kesempatan kerja di luar sektor pertanian, 9,5% menyatakan mempunyai tanah pertanian sempit di daerah asal, 3,8% menyatakan tidak mempunyai tanah pertanian di daerah asal. Hal demikian menunjukkan, masih terdapatnya kesenjangan ekonomi di kota, yang lebih baik dari pada di pedesaan. Rata-rata penghasilan yang diperoleh setiap harinya dipengaruhi oleh rata-rata jarak jangkau yang ditempuh setiap harinya. Hal demikian terbukti semakin besar rata-rata jarak jangkau yang ditempuh setiap harinya, rata-rata penghasilan yang diperoleh setiap harinya juga semakin meningkat. Frekuensi pulang ke daerah asal dipengaruhi oleh faktor jarak yang menghubungkan antara daerah asal ke kota tempat bekerja, yakni semakin jauh jarak antara daerah asal dengan kota tempat bekerja, maka frekuensi pulang ke daerah asal juga semakin jarang. Begitu juga migran sirkuler pengemudi becak mempunyai jarak daerah asal ke kota tampat bekerja yang semakin dekat, frekuensi pulang ke daerah asal juga lebih sering dilakukan. Hal demikian memberikan pengertian, dengan mengurangi frekuensi pulang ke daerah asal dapat menghemat ongkos perjalanan.

-

Kata Kunci : Pengemudi becak,Migran Sirkuler,Surakarta,Jawa Tengah

  1. S1-1975-Sarjono-abstract.PDF  
  2. S1-1975-Sarjono-bibliography.PDF  
  3. S1-1975-Sarjono-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1975-Sarjono-title.PDF