Laporkan Masalah

EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN DENGAN METODE BALANCED SCORECARD DAN OBJECTIVE MATRIX SEBAGAI DASAR DALAM PENENTUAN STRATEGI JANGKA PANJANG (Studi Kasus di PT. Madu Baru, Yogyakarta)

Andri Kurniawan, Prof. Dr. Eng. Ir. Deendalianto, S.T., M.Eng

2009 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Evaluasi kinerja perusahaan menjadi suatu elemen penting yang perlu dilakukan oleh perusahaan untuk menunjang keberhasilan dalam memenangkan persaingan. Sejak lama perusahaan sudah mengenal dan menerapkan pengukuran kinerja namun hanya sebatas menilai dari aspek finansial. Balanced Scorecard merupakan salah satu model alat ukur kinerja perusahaan yang menggunakan perspektif finansial dan perspektif non-finansial Pada penelitian ini Balanced Scorecard diterapkan bersama metode Objective Matrix (OMAX). Metode OMAX dapat mengkonversi nilai satuan tolok ukur masing-masing perspektif pada Balanced Scorecard ke dalam skor performansi pada matrik pengukuran tunggal sehingga dihasilkan nilai tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengukuran kinerja perusahaan, yang dalam hal ini objek penelitiannya adalah PT. Madu Baru. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan inisiatif strategis sebagai dasar dalam penentuan strategi jangka panjang perusahaan, berdasarkan hasil pengukuran kinerja perusahaan dengan metode Balanced Scorecard dan Objective Matrix. Hasil pengukuran menunjukan kinerja masing-masing perspektif. Pada perspektif finansial kinerja yang ditunjukan sangat baik dengan perolehan indikator kinerja dalam OMAX sebesar 7,2. Perspektif pelanggan memiliki kinerja yang sangat buruk yaitu sebesar 0,88. Indeks perspektif berikutnya adalah perspektif proses bisnis internal dimana menunjukan kinerja yang baik dengan pencapaian sebesar 6,24. Indeks yang terakhir adalah perspektif pertumbuhan dan pembelajaran yang juga memiliki kinerja yang baik yaitu sebesar 6,55. Dari hasil pengukuran kinerja ini dapat ditentukan inisiatif strategis untuk perbaikan kinerja PT Madu Baru. Inisiatif strategis yang diberikan merupakan usulan peningkatan kinerja pada perspektif pelanggan. Hal ini karena buruknya hasil pengukuran kinerja yang didapatkan pada perspektif tersebut.

Kata Kunci : evaluasi kinerja, balanced scorecard, objective matrix, inisiatif strategis.

  1. S1-FTK-2009-Andri_Kurniawan-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2009-Andri_Kurniawan-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2009-Andri_Kurniawan-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2009-Andri_Kurniawan-title.pdf