Laporkan Masalah

ANALISIS EFEK KOLABORASI PERMINTAAN DENGAN MEKANISME ALOKASI UNIFORM, PROPORSIONAL DAN LINIER TERHADAP KINERJA SUPPLY CHAIN

Tejo Prabhaswara, Ir. Subagyo, Ph.D., IPU., ASEAN Eng

2008 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Dalam sebuah Supply Chain (SC) terdapat kemungkinan permintaan retailer melebihi kapasitas produksi manufaktur. Saat kapasitas produksi menjadi langka tersebut maka manufaktur harus memberikan alokasi kepada setiap retailer. Ada banyak jenis alokasi yang dapat digunakan. Tiga alokasi yang cukup dikenal adalah linier, proporsional dan uniform. Pemberian alokasi tersebut dapat dilakukan sebelum retailer menempatkan order mereka dengan menggunakan kolaborasi permintaan sehingga retailer dapat melakukan perencanaan pembelian yang lebih baik. Penggunaan kolaborasi permintaan juga dapat menimbulkan ketidakjujuran retailer dalam memberikan informasi permintaannya untuk mendapatkan alokasi yang lebih besar. Dalam penelitian ini dikembangkan model simulasi penggunaan kolaborasi permintaan dengan alokasi linier, proporsional dan uniform terhadap kinerja SC yang ditunjukkan dengan jumlah shortage. Model tersebut diberikan variabel kejujuran untuk melihat apakah kejujuran retailer mempengaruhi dalam penggunaan kolaborasi permintaan tersebut. Dari hasil simulasi diketahui bahwa kejujuran retailer mempengaruhi jumlah shortage yang diperoleh setiap retailer tetapi tidak mempengaruhi kinerja SC. Pengaruh kejujuran retailer tersebut hanya muncul pada alokasi linier dan proporsional saja. Alokasi uniform tidak dipengaruhi oleh kejujuran retailer.

Kata Kunci : Supply Chain, kolaborasi permintaan, alokasi

  1. S1-FTK-2008-Tejo_Prabhaswara-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2008-Tejo_Prabhaswara-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2008-Tejo_Prabhaswara-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2008-Tejo_Prabhaswara-title.pdf