ANALISIS PENGARUH MUSIK 50-60 bpm DAN JENIS KELAMIN TERHADAP SIMPEL WAKTU REAKSI
Retno Wijayanti, Ir. Rini Dharmastiti, M.Sc. Ph.D., IPM. ASEAN. Eng
2008 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIDewasa ini musik banyak digunakan dalam berbagai segi kehidupan dari yang hanya bersifat hiburan sampai tujuan tertentu seperti musik sebagai alat terapi dalam dunia kesehatan. Pada dunia kerja pun musik telah banyak digunakan untuk pengkondisian lingkungan yang erat berhubungan dengan kinerja pekerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh musik terhadap waktu reaksi sebagai gambaran umum dari kinerja dan kondisi mental pekerja dalam hal ini kondisi fokus dan bosan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini berupa musik yang terdiri dari kondisi tanpa musik, dengan musik kesukaan, musik yang tidak disukai dan musik instrumen. Musik yang digunakan dalam perlakuan ini memiliki tempo lambat yaitu 50-60 bpm (largo). Variabel lain yang digunakan yaitu jenis kelamin dengan jumlah subyek 20 orang terdiri dari 10 orang perempuan dan 10 orang laki-laki semuanya merupakan mahasiswa Teknik Industri yang berusia 21 22 tahun. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan software waktu reaksi (SWR), yang dibuat oleh laboratorium ergonomi jurusan teknik mesin dan industri Universitas Gadjah Mada dimana SWR ini termasuk simple reaction time experiment, dan kuisioner untuk mengetahui respon subyektif. Data awal yang diperoleh berupa data waktu reaksi dalam satuan ms (milisekon) dan skor hasil pengisian kuisioner. Data tambahan yang didapat dari data waktu reaksi yaitu data miss yang merupakan data palsu yang terekam akibat tidak adanya respon dari subyek terhadap munculnya stimulus. Pengolahan data dilakukan dengan ANOVA 2 arah dibantu dengan software SPSS 12.0. Hasil yang diperoleh dari penelitian menyatakan bahwa dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95% dinyatakan ada atau tidaknya musik tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap waktu reaksi dalam hal ini simple reaction time namun faktor jenis kelamin memberikan pengaruh yang signifikan terhadap waktu reaksi dimana waktu reaksi perempuan lebih lambat daripada waktu reaksi laki-laki. Waktu reaksi perempuan 300-320 ms dan laki-laki 260 280 ms. Sementara itu dari hasil kuisioner menyatakan perlakuan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap skor kuisioner. Pada kondisi tanpa musik subyek dapat berkonsentrasi dengan baik dan pada kondisi diputarkan musik kesukaan membuat subyek tidak merasa bosan. Namun kondisi fokus secara subyektif tersebut tidak dibarengi dengan hasil obyektif tingkat miss yang diperoleh. Pada kondisi musik kesukaan diputarkan tingkat miss cenderung lebih tinggi daripada kondisi lainnya meski berdasarkan perhitungan perlakuan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat miss.
Kata Kunci : Musik, Waktu Reaksi, Tempo Musik,