Laporkan Masalah

Serat Lelampahanipun Dewi Johar Manik Pupuh I—V: Suntingan Teks, Terjemahan, dan Alur Cerita

Idharul Huda, Dr. Arsanti Wulandari, M.Hum

2025 | Skripsi | SASTRA NUSANTARA

Skripsi ini merupakan penelitian filologi yang dilakukan terhadap naskah Serat Lelampahanipun Dewi Johar Manik (SLDJM) koleksi Bapak Sinarendra Krisnawan yang berkediaman di Tempel, Sleman, Yogyakarta. Teks ini ditulis menggunakan aksara dan bahasa Jawa, serta disajikan dalam bentuk tembang macapat. Berdasarkan isinya, teks SLDJM bercorak Islam.

Tujuan dari penelitian ini adalah menyajikan suntingan teks, terjemahan, ringkasan, dan alur cerita dalam teks SLDJM. Suntingan teks dilakukan menggunakan edisi kritis dengan memberikan aparat kritik pada perbaikan bacaan supaya teks lebih mudah dibaca dan dipahami. Kemudian, dilakukan penerjemahan dengan metode terjemahan campuran antara terjemahan harfiah dan bebas. Setelah itu, disajikan mengenai alur cerita menggunakan teori strukturalisme Robert Stanton.

Peneliti membatasi penelitian ini pada pupuh I—V yang menceritakan tentang perjalanan Putri Johar Manik ketika mendapatkan fitnah dari pendeta. Pokok kisah perjalanan Johar Manik dikemas dalam bentuk bagan yang diikuti uraian. Kisah dimulai dengan adanya fitnah dari pendeta yang gagal merayu Johar Manik, sehingga memicu adanya konflik dalam cerita tersebut. Dari hasil analisis, alur dalam teks SLDJM pupuh I—V memuat tahap awal, tengah, dan akhir. Tahapan tersebut kemudian diuraikan menjadi tahap penyituasian, pemunculan konflik, peningkatan konflik, klimaks, dan penyelesaian. Namun, konflik yang terjadi belum sepenuhnya terselesaikan karena Johar Manik gagal ditemukan.


This thesis is a philological research conducted on the manuscript of Serat Lelampahanipun Dewi Johar Manik (SLDJM) in the collection of Mr. Sinarendra Krisnawan in Tempel, Sleman, Yogyakarta. This text is written using Javanese script and language, and presented in the form of macapat songs. Based on its contents, the SLDJM text has an Islamic character.

The purpose of this study is to present text edition, translation, summary, and plot in the SLDJM text. Text edition was carried out using a critical edition by providing apparatus criticism on improving the reading so the text is easier to read and understand. Then, a translation was carried out using a mixed translation method between literal and free translations. After that, the plot was presented using Robert Stanton's structuralism theory.

The researcher limited this study to pupuh I-V which tells about the journey of Princess Johar Manik who was slandered by a priest. The main points of the story of Johar Manik's journey are packaged in the form of a chart followed by an exposition. The story begins with slander from a priest who failed to seduce Johar Manik, thus triggering a conflict in the story. From the analysis, the plot in the SLDJM text of pupuh I—V contains the beginning, middle, and end stages. These stages are then described into the stages of situation, generating circumstances, rising action, climax, and denounement. However, the conflict that occurred has not been fully resolved because Johar Manik failed to be found.

Kata Kunci : serat lelampahanipun Dewi Johar Manik, suntingan teks, terjemahan, alur.

  1. S1-2025-476981-abstract.pdf  
  2. S1-2025-476981-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-476981-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-476981-title.pdf