Laporkan Masalah

Pengaruh Menyusui Secara Eksklusif Terhadap Saat Kembalinya Siklus Menstruasi

Novita Dewi, dr. detty Nurdiati; dr. Adi Utarini, M.Sc.

1996 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang:Besarnya jumlah penduduk dan masih tingginya laju pertumbuhan penduduk, merupakan masalah utama di bidang kependudukan bagi negara berkembang seperti halnya Indonesia. Langkah penting dalam menanggulangi masalah tersebut adalah menigkatkan usaha penjarangan,jarak kelahiran dengan KB dan promosi menyusui. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh menyusui secara ekslusif terhadap saat kembalinya siklus menstruasi dan penerapan menyusui secara eksklusif sebagai metode KB alami di Kecamatan Ngemplak. Kabupaten Sleman, DIY. Metode: penelitian 1n1 dilakukan dengan rancangan penelitian jenis "Cross sectional". Subyek penelitian adalah ibu-ibu yang bertempat tinggal di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman, DIY, yang mempunyai anak berusia di bawah atau sama dengan 6 bulan serta masih menyusui anaknya. Jumlah subyek 117 ibu yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok ibu yang masih menyusui eksklusif (48 ibu) dan kelompok ibu yang sudah tidak menyusui eksklusif (69 ibu). Penelitian ini dilakukan mulai bulan September 1995 hingga bulan Januari 1996. Hasil dianalisis dengan menggunakan program Epi Info 6 untuk distribusi frekuensi variabel dan X-kuadrat untuk perhitungan statistik data. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna (P < 0.05) antara ibu yang menyusui secara eksklusif dengan ibu yang tidak menyusui secara eksklusif dalam hal saat kembalinya siklus menstruasi setelah melahirkan. Kembalinya siklus menstruasi setelah melahirkan pade ibu yang menyusui secara eksklusif lebih lama dibanding ibu yang tidak menvusui secara eksklusif. Siklus menstruasi pada ibu yang menyusui secara eksklusif lebih lambat 0,32 kali daripada ibu yang tidak menyusui secara eksklusif (Odds Ratio 0,32, CI 0,13< OR <0,81). Dalam hal penggunaan cara KB yang lain disamping menyusui didapatkan pula perbedaan yang bermakna (p<0,05) antara ibu yang menyusui secara eksklusif dengan ibu yang tidak menyusui secara eksklusif. Ibu yang menyusui secara eksklusif lebih banyak tidak menggunakan metode KB lain disamping menyusui. Namun demikian penggunaan menyusui sebagai metode kontrasepsi belum didasari oleh pemahaman ibu rnengenai efektifitas menyusui sebagai alat kontrasepsi . Kesimpulan: Menyusui secara eksklusif dapat memperlambat saat kembalinya siklus menstruasi pada ibu-ibu melahirkan. Secara tidak langsung penggunaan menyusui sebagai metode kontrasepsi di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman DIY, telah cukup tinggi.

Kata Kunci : Menyusui eksklusif, Menstruasi, LAM

  1. S1-FKU-1996-NovitaDewi-abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1996-NovitaDewi-bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1996-NovitaDewi-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1996-NovitaDewi-title.pdf