Laporkan Masalah

PENGUKURAN DAN ANALISA PRODUKTIVITAS PADA BAGIAN PRODUKSI DENGAN METODE OBJECTIVE MATRIX (Studi Kasus di Pabrik Spiritus Madukismo, PT. MADUBARU, Yogyakarta)

Mona Karlina Pasaribu, Ir. Teguh Pudji Purwanto, MT

2008 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Pabrik Spiritus Madukismo merupakan salah satu bagian dari PT. MADU BARU, yang memproduksi alkohol berupa alkohol prima, alkohol teknis dan spiritus. Untuk mengetahui perkembangan perusahaan maka perlu dilakukan pengukuran dan analisa produktivitas agar dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan terhadap kebijakan perusahaan di masa yang akan datang. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran dan analisa produktivitas serta memberikan usulan perbaikan guna peningkatan produktivitas di masa yang akan datang. Pengukuran dilakukan dengan metode Objective Matrix, sehingga langkah-langkah dalam penelitian ini mengacu pada langkah-langkah OMAX, yaitu menentukan kriteria-kriteria kritis dalam peningkatan produktivitas pada bagian produksi, perhitungan nilai rasio produktivitas aktual, penentuan target, penentuan bobot tiap rasio, penentuan skor aktual, penentuan nilai produktivitas setiap periode pengukuran, perhitungan indeks produktivitas, analisa produktivitas dan perencanaan produktivitas di masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan 8 rasio sebagai kriteria produktivitas, yaitu rasio 1 yang menunjukkan tingkat efisiensi jam kerja, rasio 2 menunjukkan tingkat efisiensi pemakaian energi, rasio 3 menunjukkan tingkat efisiensi tenaga kerja untuk menghasilkan produk yang optimal, rasio 4 menunjukkan tingkat jam lembur tenaga kerja, rasio 5 menunjukkan tingkat optimal atau tidaknya proses produksi dalam menghasilkan produk utama, rasio 6 menunjukkan tingkat kegagalan produks, rasio 7 menunjukkan tingkat kehadiran tenaga kerja dan rasio 8 yang menunjukkan tingkat downtime mesin. Nilai indikator pencapaian keseluruhan periode pengukuran dari Januari 2007 sampai dengan April 2008 yaitu : 404, 296, 460, 294, 400, 330, 434, 372, 520, 278, 326, 408, 354, 310, 418 dan 504. Total indikator pencapaian produktivitas maksimum terjadi pada bulan September 2007 sebesar 520 dan total indikator pencapaian produktivitas minimum terjadi pada bulan Oktober 2007 yaitu sebesar 278. Dari seluruh Objective Matrix pada pengukuran diperoleh bahwa rasio yang kurang memberikan kontribusi terhadap produktivitas adalah rasio 5, 6, 1 dan 2. sedangkan rasio 3, 7, 4 dan 8 sudah menunjukkan rasio yang cukup baik. Langkah perbaikan produktivitas guna peningkatan produktivitas di masa yang akan datang dilakukan pada seluruh rasio, namun diprioritaskan pada rasio yang memiliki nilai paling buruk.

Kata Kunci : produktivitas, pengukuran, objective matrix (omax), rasio.

  1. S1-FTK-2008-Mona_Karlina_Pasaribu-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2008-Mona_Karlina_Pasaribu-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2008-Mona_Karlina_Pasaribu-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2008-Mona_Karlina_Pasaribu-title.pdf