Laporkan Masalah

Perubahan Fungsi Fitur Bahasa Perempuan Tokoh Ellie dalam Menentang Stereotipe Gender The Last of US

Muhammad Azmi Al Fiansyah, Dr. Sailal Arimi, S.S., M.Hum

2025 | Tesis | S2 Linguistik

  

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perubahan fitur kebahasaan perempuan yang digunakan oleh tokoh Ellie dalam serial The Last of Us. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui metode simak dan teknik tulis. Data diperoleh dengan mengamati serial The Last of Us menggunakan subtitle yang tersedia di situs subtitle, kemudian mengidentifikasi bagian dialog pada data yang relevan dengan kategori data penelitian. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teori Lakoff, teori tindak tutur ilokusi, dan pendekatan kontekstual. Hasil analisis disajikan secara informal sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah dalam bahasa Indonesia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sepuluh fitur kebahasaan perempuan yang dikemukakan oleh Lakoff, lima di antaranya yang paling banyak mengalami perubahan fungsi dalam tuturan Ellie, yaitu Lexical Hedges, Tag Question, Intensifiers, Rising Intonation, dan Emphatic Stress. Perubahan ini mempengaruhi ekspresi kebahasaan Ellie, yang menjadi lebih berani, tegas, dan percaya diri. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa terdapat tiga faktor utama yang paling banyak mempengaruhi perubahan fitur kebahasaan Ellie, yaitu: pertama, faktor lingkungan militeristik yang menyebabkan gaya bahasa Ellie lebih vulgar dan tegas, kedua faktor pelatihan bertahan hidup, yang membentuk bahasa Ellie menjadi lebih pragmatis, diplomatis, dan cerdas. Temuan ini memperlihatkan bahwa fitur kebahasaan perempuan tidak bersifat tetap, tetapi dapat mengalami pergeseran fungsi berdasarkan konteks sosial dan lingkungan yang membentuk karakter penuturnya, dan ketiga, faktor tokoh Riley sahabatnya yang merupakan anggota kelompok revolusi anti-militer, yang mendorong Ellie untuk mengembangkan bahasa yang lebih kritis


This study examines the changes in women's linguistic features as used by the character Ellie in the series The Last of Us. Using a qualitative descriptive method, data were collected through direct observation of the series with subtitles obtained from subtitle websites. Relevant dialogue segments were identified and analyzed based on Lakoff’s theory, the theory of illocutionary speech acts, and a contextual approach. The findings are presented informally while adhering to the conventions of scientific writing in Indonesian. The study reveals that out of the ten linguistic features of women proposed by Lakoff, five exhibit the most significant functional shifts in Ellie’s speech: Lexical Hedges, Tag Questions, Intensifiers, Rising Intonation, and Emphatic Stress. These functional changes make Ellie’s linguistic expression bolder, more assertive, and confident. Furthermore, the research identifies three primary factors influencing these changes. First, the militaristic environment shapes Ellie’s speech style to be more assertive and somewhat vulgar. Second, survival training fosters a more pragmatic, diplomatic, and intelligent use of language. Third, the influence of Riley, her close friend and a member of an anti-military revolutionary group, encourages Ellie to develop a more critical linguistic style.These findings reinforce the idea that women's linguistic features are not fixed but can undergo functional shifts depending on the social and environmental contexts that shape the speaker’s character.


Kata Kunci : Kata kunci: Perubahan fitur kebahasaan, Tindak tutur ilokusi, Kontekstual

  1. S2-2025-499222-abstract.pdf  
  2. S2-2025-499222-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-499222-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-499222-title.pdf